Mal Pelayanan Publik Sulsel tambah lima layanan baru
Jumat, 13 Januari 2023 9:16 WIB
Para petugas MPP DPMPTSP Sulsel siap melayani berbagai kebutuhan perizinan dan non perizinan masyarakat.ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Makassar (ANTARA) - Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Sulawesi Selatan menambah lima pelayanan perizinan dan non perizinan.
Lima layanan izin dan non izin itu antara lain dari Ikatan arsitek Indonesia, Balai Besar Wilayah Sungai Jeneberang, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Makassar, Balai Besar Karantina Ikan, serta Balai Besar Karantina Pertanian.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangannya di Makassar, Jumat, mengatakan sejak dibuka awal tahun lalu, kini sudah ada 15 lembaga/instansi yang membuka layanan di MPP DPMPTSP Sulsel.
“Alhamdulillah mulai tanggal 12 Januari 2023, Pelayanan Balai Besar Karantina Ikan Makassar KKP dapat dilakukan dan dilayani di Kantor DPMPTSP Prov Sulsel di Jalan Bogenvile,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman.
Sebelumnya sudah ada 10 layanan, Badan POM, Ditjen bea dan cukai, BPN/ATR, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, BPIH Kementerian Perindustrian, Sertifikat Halal Kementerian Agama, Samsat Bapenda, Bank Sulselbar serta Help Desk OSS RBA dan LKPM.
Andi Sudirman menjelaskan, penambahan layanan ini sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal, terutama di sektor perizinan dan non perizinan untuk masyarakat Sulsel.
“Semoga bisa memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan pada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” ujarnya.
Selain itu, dengan pendekatan sistem digital Mal Pelayanan Publik ini dapat memangkas biaya. Hal ini meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha atau Ease Of Doing Business (EODB) di Sulsel.
Lima layanan izin dan non izin itu antara lain dari Ikatan arsitek Indonesia, Balai Besar Wilayah Sungai Jeneberang, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Makassar, Balai Besar Karantina Ikan, serta Balai Besar Karantina Pertanian.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangannya di Makassar, Jumat, mengatakan sejak dibuka awal tahun lalu, kini sudah ada 15 lembaga/instansi yang membuka layanan di MPP DPMPTSP Sulsel.
“Alhamdulillah mulai tanggal 12 Januari 2023, Pelayanan Balai Besar Karantina Ikan Makassar KKP dapat dilakukan dan dilayani di Kantor DPMPTSP Prov Sulsel di Jalan Bogenvile,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman.
Sebelumnya sudah ada 10 layanan, Badan POM, Ditjen bea dan cukai, BPN/ATR, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, BPIH Kementerian Perindustrian, Sertifikat Halal Kementerian Agama, Samsat Bapenda, Bank Sulselbar serta Help Desk OSS RBA dan LKPM.
Andi Sudirman menjelaskan, penambahan layanan ini sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal, terutama di sektor perizinan dan non perizinan untuk masyarakat Sulsel.
“Semoga bisa memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan pada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” ujarnya.
Selain itu, dengan pendekatan sistem digital Mal Pelayanan Publik ini dapat memangkas biaya. Hal ini meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha atau Ease Of Doing Business (EODB) di Sulsel.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian PANRB menargetkan seluruh kabupaten/kota punya MPP pada 2025
12 December 2024 14:59 WIB, 2024
Kementerian PANRB meresmikan 42 mal pelayanan publik baru di Indonesia
12 December 2024 12:09 WIB, 2024
Penjabat Gubernur Sulbar perkuat peran Ombudsman optimalkan layanan publik
17 July 2024 13:46 WIB, 2024
Kementerian PAN-RB memberi penghargaan 10 daerah penyelenggaraan MPPterbaik
22 November 2023 0:29 WIB, 2023
Pemkab Maros memasukkan nikah gratis Kemenag di Mal Pelayanan Publik
11 September 2023 23:54 WIB, 2023