Pakar : Pemimpin Harus Miliki Integritas Tinggi
Selasa, 4 Juni 2013 17:00 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pakar manajemen dari Universitas Hasanuddin Makassar, Ir Andi Ilham Said, MSOM PhD mengatakan, pemimpin harus memiliki integritas tinggi untuk memperbaiki kondisi bangsa dan negara.
"Mayoritas dari kita akan menjadi pemimpin, namun pemimpin yang dibutuhkan dan didambakan adalah pemimpin yang memiliki integritas tinggi," kata Andi Ilham di Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa.
Menurut Direktur Utama Pusat Pelatihan Manajemen (PPM) ini, pemimpin yang memiliki integritas adalah yang mampu membawa organisasinya dengan baik dan yang didukung oleh kecakapan manajemen.
Dia mengatakan, dalam menjalankan prinsip tersebut ada dua kategori yang kelihatannya sama, namun sesunggu memiliki perbedaan prinsipil.
"Leader atau pemimpin adalah sebuah kempetensi, bersifat generalis dapat dikembangkan dan diperkaya, memiliki motivasi tinggi untuk perbaikan yang berkesinambungan mampu mengeritik dan memberi solusi," katanya.
Selain itu, lanjut dia, seorang pemimpin mau bertanggungjawab melaksanakan idenya dan selalu memberikan yang terbaik kepada institusinya.
Sementara manager itu lebih spesialis, dengan kemampuan menganalisis atau mengurai persoalan, selain itu memiliki kemampuan teknik dan menyusun sebuah starategi perencanaan, penyelesai masalah yang efisien, mampu menumbuhakan semangat fighting, dan selalu mendukung pelaksanaan organisasinya.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut Andi Ilham, cinta kepada organisasi adalah integritas yang harus ditanamkan oleh seorang pemimpin.
"Hal lain yang harus dimiliki seorang pemimpin yakni punya pemikiran yang abstrak ke depan, holistik persuatif, kreatif, mampu keluar dari kebiasaan yang banyak orang lakukan dan mampu melihat masalah yang belum lengkap dengan sudut pandang yang berbeda," katanya.
Sebagai gambaran, dalam pengaplikasian prinsip-prinsip tersebut, setidaknya sudah ada tiga lembaga atau perusahaan yang berkomitmen menjalankan hal itu yakni PT Garuda Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Agus Setiawan
"Mayoritas dari kita akan menjadi pemimpin, namun pemimpin yang dibutuhkan dan didambakan adalah pemimpin yang memiliki integritas tinggi," kata Andi Ilham di Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa.
Menurut Direktur Utama Pusat Pelatihan Manajemen (PPM) ini, pemimpin yang memiliki integritas adalah yang mampu membawa organisasinya dengan baik dan yang didukung oleh kecakapan manajemen.
Dia mengatakan, dalam menjalankan prinsip tersebut ada dua kategori yang kelihatannya sama, namun sesunggu memiliki perbedaan prinsipil.
"Leader atau pemimpin adalah sebuah kempetensi, bersifat generalis dapat dikembangkan dan diperkaya, memiliki motivasi tinggi untuk perbaikan yang berkesinambungan mampu mengeritik dan memberi solusi," katanya.
Selain itu, lanjut dia, seorang pemimpin mau bertanggungjawab melaksanakan idenya dan selalu memberikan yang terbaik kepada institusinya.
Sementara manager itu lebih spesialis, dengan kemampuan menganalisis atau mengurai persoalan, selain itu memiliki kemampuan teknik dan menyusun sebuah starategi perencanaan, penyelesai masalah yang efisien, mampu menumbuhakan semangat fighting, dan selalu mendukung pelaksanaan organisasinya.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut Andi Ilham, cinta kepada organisasi adalah integritas yang harus ditanamkan oleh seorang pemimpin.
"Hal lain yang harus dimiliki seorang pemimpin yakni punya pemikiran yang abstrak ke depan, holistik persuatif, kreatif, mampu keluar dari kebiasaan yang banyak orang lakukan dan mampu melihat masalah yang belum lengkap dengan sudut pandang yang berbeda," katanya.
Sebagai gambaran, dalam pengaplikasian prinsip-prinsip tersebut, setidaknya sudah ada tiga lembaga atau perusahaan yang berkomitmen menjalankan hal itu yakni PT Garuda Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Agus Setiawan
Pewarta : Suriani Mappong
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Djoko Pekik mengkhawatirkan pembekuan sepak bola mengundang sikap keras FIFA
06 November 2022 10:55 WIB, 2022
Unhas dorong produk lokal di Kepulauan Selayar naik kelas lewat PPMU 2026
02 September 2026 9:18 WIB