Kemenpera Beri Kemudahan MBR Dapat Rumah
Jumat, 19 Juli 2013 5:30 WIB
Ilustrasi perumahan Program Kredit Perumahan Rakyat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Program Kredit Perumahan Rakyat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) Kementerian Perumahan Rakyat, memberikan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Provinsi Sulawesi Barat untuk mendapatkan rumah.
"Program KPR FLPP untuk MBR menghemat suku bunga perumahan bagi masyarakat dari 11 persen menjadi 7,25 persen. Itu artinya masyarakat diberikan kemudahan mendapatkan rumah," kata Asisten Deputi Kerja Sama Pembangunan dan Investasi Kementerian Perumahan Rakyat, Dr Rifaid M Nur di Mamuju, Jumat.
Ia mengatakan, suku bunga 7,25 persen pada program KPR FLPP untuk MBR didalamnya termasuk premi asuransi jiwa, asuransi kebakaran dan asuransi kredit, sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan permukiman layak.
"KPR FLPP untuk MBR itu merupakan program pemerintah pro rakyat guna menekan harga jual rumah yang semakin tinggi dan memastikan ketersediaan perumahan bagi seluruh masyarakat yang memerlukan," katanya.
Menurut dia, sasaran program tersebut juga untuk menciptakan perekonomian masyarakat agar lebih kondusif dan memberikan kesempatan bagi berbankan turut berpartisipasi.
Rifaid mengatakan, sasaran penerima program tersebut adalah mereka yang belum pernah memiliki rumah layak huni yang perolehannya melalui pembiayaan bersubsidi maupun tidak bersubsidi.
"KPR FLPP untuk MBR merupakan program pengadaan rumah sederhana dan rumah sangat sederhana yang dibebaskan dari pajak. Mereka yang bisa mendapatkan rumah itu adalah yang berpenghasilan Rp3,5 juta perbulan untuk rumah tapak dan Rp5,5 juta perbulan bagi rumah susun dan mereka yang memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) serta surat pernyataan penghasilan," katanya.
Bantuan perumahan itu bisa didapatkan dengan jangka waktu pelunasannya mencapai 20 tahun untuk perumahan dengan tipe 36, dan harga jual setiap unit rumah Rp88 juta, ujar Rifaid. T Susilo
"Program KPR FLPP untuk MBR menghemat suku bunga perumahan bagi masyarakat dari 11 persen menjadi 7,25 persen. Itu artinya masyarakat diberikan kemudahan mendapatkan rumah," kata Asisten Deputi Kerja Sama Pembangunan dan Investasi Kementerian Perumahan Rakyat, Dr Rifaid M Nur di Mamuju, Jumat.
Ia mengatakan, suku bunga 7,25 persen pada program KPR FLPP untuk MBR didalamnya termasuk premi asuransi jiwa, asuransi kebakaran dan asuransi kredit, sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan permukiman layak.
"KPR FLPP untuk MBR itu merupakan program pemerintah pro rakyat guna menekan harga jual rumah yang semakin tinggi dan memastikan ketersediaan perumahan bagi seluruh masyarakat yang memerlukan," katanya.
Menurut dia, sasaran program tersebut juga untuk menciptakan perekonomian masyarakat agar lebih kondusif dan memberikan kesempatan bagi berbankan turut berpartisipasi.
Rifaid mengatakan, sasaran penerima program tersebut adalah mereka yang belum pernah memiliki rumah layak huni yang perolehannya melalui pembiayaan bersubsidi maupun tidak bersubsidi.
"KPR FLPP untuk MBR merupakan program pengadaan rumah sederhana dan rumah sangat sederhana yang dibebaskan dari pajak. Mereka yang bisa mendapatkan rumah itu adalah yang berpenghasilan Rp3,5 juta perbulan untuk rumah tapak dan Rp5,5 juta perbulan bagi rumah susun dan mereka yang memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) serta surat pernyataan penghasilan," katanya.
Bantuan perumahan itu bisa didapatkan dengan jangka waktu pelunasannya mencapai 20 tahun untuk perumahan dengan tipe 36, dan harga jual setiap unit rumah Rp88 juta, ujar Rifaid. T Susilo
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar siapkan regulasi pengembang menyerahkan PSU perumahan lebih awal
23 January 2026 18:30 WIB
Pembeli rumah di Makassar keluhkan pengembang kabur dan tak serahkan fasum, ini dampaknya
28 October 2025 20:48 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
SAR evakuasi 101 kantong jenazah korban longsor Cisarua hingga hari ke-20
12 February 2026 15:42 WIB
Kehilangan uang, Seorang guru SD di jember tega menanggalkan pakaian 22 siswanya
12 February 2026 15:24 WIB