AHY menegaskan KPP tetap solid jelang Pemilu 2024
Minggu, 16 Juli 2023 23:39 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono (AHY) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (16/7/2023). (ANTARA/Fauzi Lamboka)
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono (AHY) menegaskan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tetap solid hingga pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024.
"NasDem, PKS, dan Demokrat solid dan kami ingin terus bersama-sama membangun kebersamaan baik dalam pikiran, gagasan, maupun dalam kerja-kera dan perjuangan," katanya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu.
AHY bersama sejumlah elite Demokrat menghadiri undangan apel siaga perubahan yang dihadiri ratusan ribu kader NasDem dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu hadir pula Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama beberapa elite partai.
AHY menegaskan tiga partai politik dalam koalisi tersebut terus membangun rasa saling percaya dan menguatkan satu sama lain.
"Kami tiga partai yang saat ini telah membangun koalisi, semoga diberikan jalan yang baik," harapnya.
Terkait bakal calon wakil presiden (cawapres) dari koalisi, AHY menegaskan hal itu telah selesai dan diserahkan sepenuhnya kepada bakal calon presiden Anies Baswedan.
"Kami semua tiga partai sesuai piagam koalisi yang ditandatangani, menyerahkan cawapres kepada Mas Anies, tentu sesuai kriteria-kriteria dan bisa sama-sama membawa kemenangan," katanya.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
"NasDem, PKS, dan Demokrat solid dan kami ingin terus bersama-sama membangun kebersamaan baik dalam pikiran, gagasan, maupun dalam kerja-kera dan perjuangan," katanya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu.
AHY bersama sejumlah elite Demokrat menghadiri undangan apel siaga perubahan yang dihadiri ratusan ribu kader NasDem dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu hadir pula Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama beberapa elite partai.
AHY menegaskan tiga partai politik dalam koalisi tersebut terus membangun rasa saling percaya dan menguatkan satu sama lain.
"Kami tiga partai yang saat ini telah membangun koalisi, semoga diberikan jalan yang baik," harapnya.
Terkait bakal calon wakil presiden (cawapres) dari koalisi, AHY menegaskan hal itu telah selesai dan diserahkan sepenuhnya kepada bakal calon presiden Anies Baswedan.
"Kami semua tiga partai sesuai piagam koalisi yang ditandatangani, menyerahkan cawapres kepada Mas Anies, tentu sesuai kriteria-kriteria dan bisa sama-sama membawa kemenangan," katanya.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
Pewarta : Fauzi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menko Infrastruktur menginginkan rakyat bisa memiliki rumah layak dan sehat
26 December 2024 8:03 WIB, 2024
Menko Infra AHY : KA tanpa transit bisa jadi alternatif angkutan libur akhir tahun
17 December 2024 13:05 WIB, 2024
Surya Paloh temui Presiden Terpilih Prabowo, disusul Zulhas, Bahlil, Cak Imin, dan AHY
17 October 2024 15:17 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Bawaslu : 443 ASN terlapor terkait netralitas tahapan pemilu dan pilkada di Sulsel
01 September 2026 5:13 WIB
Ketahanan nasional di era disrupsi, HIMAPEM FISIP Unhas dorong kolaborasi lintas sektor
28 August 2026 8:52 WIB