PLN dukung pengembangan wisata lewat Program Desa Berdaya di Sultra
Kamis, 12 September 2024 10:22 WIB
General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Budiono (ketiga dari kiri) tengah menyerahkan simbolis bantuan Program Desa Berdaya Study Beach Eduwisata Dive Desa Sani-Sani kepada Kepala Desa, Alias Mujur (ketiga dari kanan). ANTARA/HO-Humas PLN
Makassar (ANTARA) - PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli terus mendorong pengembangan Desa Wisata melalui Program Desa Berdaya, salah satunya di Desa Sani-Sani, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.
PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memberikan bantuan berupa alat diving (menyelam) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Sani-Sani untuk observasi terumbu karang dan juga digunakan untuk wisata.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas hadirnya PLN yang telah membina desa kami. Bantuan yang diberikan PLN UID Sulselrabar ini nantinya mampu meningkatkan kunjungan wisata dan memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan finansial bagi masyarakat desa," kata Kepala Desa Sani-Sani Alias Mujur melalui keterangan resmi yang diterima di Makassar, Rabu,
Desa Sani-Sani merupakan daerah dengan keindahan alam dan potensi pariwisata yang luar biasa. Hal ini perlu didukung dan dikelola dengan baik agar berkembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memberikan apresiasi kepada PLN. Asisten II Kabupaten Kolaka Abbas mengatakan bahwa Program Desa Berdaya ini memberikan harapan baru bagi masyarakat sekitar.
“Kolaborasi PLN dengan Pemerintah sudah sangat kuat. Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh bantuan yang diberikan oleh PLN. Bukan hanya memberikan cahaya listrik kepada masyarakat desa, tetapi juga memberikan cahaya harapan untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Abbas.
Ia juga berharap program bantuan kepada masyarakat dan UMKM yang membutuhkan seperti ini terus berlanjut.
General Manager PT PLN UID Sulselrabar Budiono mengatakan bahwa kehadiran program PLN Peduli ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mendorong pembangunan berkelanjutan bagi sektor pariwisata.
PLN melaksanakan program TJSL yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat dan lingkungan sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
"Sebagai BUMN, PLN tentu saja memiliki tanggung jawab untuk turut serta mengembangkan dan membangun masyarakat yang ada di wilayah kerja kami," ujar Budiono.
Budiono menambahkan, selain menyerahkan bantuan peralatan diving, pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan berupa 20 paket perlengkapan sekolah seperti alat tulis, tas, dan seragam sekolah dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Sulselrabar untuk anak-anak yang kurang mampu.
PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memberikan bantuan berupa alat diving (menyelam) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Sani-Sani untuk observasi terumbu karang dan juga digunakan untuk wisata.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas hadirnya PLN yang telah membina desa kami. Bantuan yang diberikan PLN UID Sulselrabar ini nantinya mampu meningkatkan kunjungan wisata dan memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan finansial bagi masyarakat desa," kata Kepala Desa Sani-Sani Alias Mujur melalui keterangan resmi yang diterima di Makassar, Rabu,
Desa Sani-Sani merupakan daerah dengan keindahan alam dan potensi pariwisata yang luar biasa. Hal ini perlu didukung dan dikelola dengan baik agar berkembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memberikan apresiasi kepada PLN. Asisten II Kabupaten Kolaka Abbas mengatakan bahwa Program Desa Berdaya ini memberikan harapan baru bagi masyarakat sekitar.
“Kolaborasi PLN dengan Pemerintah sudah sangat kuat. Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh bantuan yang diberikan oleh PLN. Bukan hanya memberikan cahaya listrik kepada masyarakat desa, tetapi juga memberikan cahaya harapan untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Abbas.
Ia juga berharap program bantuan kepada masyarakat dan UMKM yang membutuhkan seperti ini terus berlanjut.
General Manager PT PLN UID Sulselrabar Budiono mengatakan bahwa kehadiran program PLN Peduli ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mendorong pembangunan berkelanjutan bagi sektor pariwisata.
PLN melaksanakan program TJSL yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat dan lingkungan sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
"Sebagai BUMN, PLN tentu saja memiliki tanggung jawab untuk turut serta mengembangkan dan membangun masyarakat yang ada di wilayah kerja kami," ujar Budiono.
Budiono menambahkan, selain menyerahkan bantuan peralatan diving, pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan berupa 20 paket perlengkapan sekolah seperti alat tulis, tas, dan seragam sekolah dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Sulselrabar untuk anak-anak yang kurang mampu.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN UIP Sulawesi terima hasil pengadaan lahan GITET 275 kV Kendari dari BPN
06 February 2026 19:56 WIB
PLN Sulselrabar evaluasi strategi komunikasi untuk perbaikan layanan hingga 3T
27 January 2026 11:40 WIB
1.396 pelanggan PLN memanfaatkan diskon tambah daya listrik di Sulselrabar
14 January 2026 19:55 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB