Pj Gubernur Sulsel meminta Dinas PMD bimtek kader di 9.722 posyandu
Selasa, 8 Oktober 2024 1:37 WIB
Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh. ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel (B)
Makassar (ANTARA) -
Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel untuk menggelar pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) bagi para kader di 9.722 posyandu.
Zudan di melalui apel virtual di Makassar, Senin menyebut bahwa Dinas PMD berperan penting dalam pengelolaan dan pengembangan posyandu. Secara kelembagaan, tanggung jawab penuh terhadap posyandu berada di bawah pengawasan Dinas PMD Sulsel.
"Dari sini Dinas PMD bisa memberikan pelatihan kepada kader posyandu. Misalnya, puluhan ribu kader bisa dibina melalui Zoom meeting, diberikan pelatihan, harus dibuat metode baru, termasuk informasi sederhana dapat disampaikan. Jangan hanya melatih puluhan kader setahun dengan bertemu langsung," urainya.
Langkah konkret pembinaan ke posyandu sangat penting, termasuk memberikan bimbingan teknis. Strategi yang dapat dilakukan meliputi pembinaan teknis bersama Dinas Kesehatan, misalnya untuk mengevaluasi pemberian makanan tambahan.
Dengan dukungan dan pengawasan optimal, Dinas PMD Sulsel harus berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui program-program posyandu yang efektif dan berkelanjutan.
"Posyandu kita harus aktif melakukan penimbangan, pengukuran terhadap balita, termasuk pada ibu-ibu hamil," ujarnya.
Plh Kadis PMD Sulsel AM Akbar menyampaikan bahwa jumlah posyandu aktif di Sulsel mencapai 9.722 unit.
Revitalisasi posyandu dilakukan saat ini, menindaklanjuti hasil Rakornas Posyandu pada Agustus lalu dengan merevisi SK Tim Pembina Posyandu dan mengintegrasikan beberapa OPD terkait Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Pendidikan.
"Selain itu, diharapkan 24 kabupaten/kota dapat mengajukan satu posyandu sebagai pilot percontohan untuk pengembangan posyandu di Sulsel," katanya.
Bimbingan teknis peningkatan kapasitas pengelola dan kader posyandu juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan mereka dalam melaksanakan tugas dan fungsi pelayanan kesehatan serta pendataan keluarga di masyarakat.
"Untuk teknis pembinaan ke posyandu, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota terhadap sasaran kader posyandu sangat penting," jelasnya.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulsel minta warga tak sebar informasi hoaks terkait pesawat hilang
17 January 2026 19:57 WIB
Gubernur Sulsel serahkan bantuan kapal penangkap ikan bagi nelayan di PPI Bone
16 January 2026 21:50 WIB
Gubernur Sulsel "ground breaking" pembangunan jalan poros Tanabatue-Palattae Bone
16 January 2026 18:04 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB