Mamuju (ANTARA) - Sulawesi Barat menjadi provinsi pertama di Indonesia menggelar pengukuran kompetensi digital seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga pendukung menggunakan standar internasional DigComp dari Uni Eropa.
"Program ini masih dalam tahap sosialisasi ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulbar Muhammad Ridwan Djafar, di Mamuju, Kamis.
Berdasarkan arahan Gubernur, seluruh personel atau pegawai Pemprov Sulbar kata Ridwan Djafar, wajib mengikuti pengukuran tersebut.
"Saat pelaksanaan asesmen, peserta yang ikut akan terpantau realtime mulai mengerjakan hingga selesai," ujar Ridwan Djafar.
Pengukuran itu kata Ridwan Djafar menjadi langkah strategis untuk memetakan kemampuan digital aparatur secara menyeluruh.
"Kompetensi digital adalah fondasi utama dalam tata kelola pemerintahan berbasis digital. Kita ingin memastikan seluruh personel memiliki kesiapan yang merata dalam menghadapi era transformasi digital," jelas Ridwan Djafar.
Ia menjelaskan, asesmen dilakukan secara mandiri menggunakan perangkat masing-masing, sehingga proses pengukuran menjadi lebih praktis dan efisien.
Jika seorang pegawai benar-benar memiliki keterampilan digital, maka sistem asesmen akan mendeteksi kejanggalan apabila asesmen tersebut dikerjakan oleh orang lain atau dijawab secara asal, bukan oleh yang bersangkutan secara otentik.
"Kalau ternyata itu dikerjakan orang lain atau nyontek, akan terlihat sebagai anomali, dan itu juga bisa dilihat dari latar belakang (background) pendidikan yang bersangkutan," terang Ridwan Djafar.
Hasil dari pengukuran itu kata Ridwan Djafar, akan digunakan untuk menyusun program peningkatan kapasitas SDM digital di seluruh perangkat daerah.
"Ini bukan sekadar pengukuran, tapi juga peta jalan (roadmap) menuju birokrasi Sulbar yang adaptif, efisien dan berbasis teknologi," kata Ridwan Djafar.
Kerangka Kerja Kompetensi Digital (DigComp) adalah sebuah inisiatif yang dikembangkan oleh Komisi Eropa untuk mendefinisikan dan menjelaskan kompetensi digital yang dibutuhkan.
DigComp bertujuan mendukung pengembangan dan pemahaman kompetensi digital dengan menyediakan pendekatan terstruktur yang mencakup berbagai aspek penggunaan teknologi digital.