HIPMI Sulsel Persiapkan Pengusaha Muda Hadapi MEA
Kamis, 11 Desember 2014 17:18 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengambil langkah untuk mempersiapkan pengusaha muda yang menjadi anggotanya untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.
"HIPMI Sulsel telah memberikan pelatihan Bahasa Inggris secara gratis, dengan mendatangkan pengajar langsung dari London, Inggris," kata Ketua I HIPMI Kota Makassar Husain di Makassar, Kamis.
Husain mengatakan pelatihan tersebut diselenggarakan setiap pekan, dan selama ini telah diikuti oleh lebih dari 70 anggota HIPMI.
"Kami menyadari bahwa penguasaan Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting bagi pengusaha muda dalam menyambut era pasar bebas Asean nanti," katanya.
Selain itu, Husain mengatakan bahwa HIPMi Sulsel juga telah memberikan pelatihan menjahit gratis sebagai modal keterampilan dasar untuk membuka usaha.
"Semula HIPMI Sulsel mengirim beberapa orang untuk belajar mengenai teknik menjahit, menjahit jeans, kaos, dan lainnya ke Bandung yang memang usaha-usaha kecil di bidang pakaian jadinya sudah maju, mereka ini kemudian mengajarkan kepada anggota yang lain," ujarnya.
Apa yang telah dilakukan oleh HIPMI Sulsel ini diapresiasi oleh Ketua HIPMIPT Universitas Hasanuddin Achmad Fauzy Ashri.
"Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan HIPMI Sulsel karena harus diakui saat ini kemampuan Bahasa Inggris menjadi salah satu prasyarat penting dan ini memang menjadi kelemahan kami," katanya.
"HIPMI Sulsel telah memberikan pelatihan Bahasa Inggris secara gratis, dengan mendatangkan pengajar langsung dari London, Inggris," kata Ketua I HIPMI Kota Makassar Husain di Makassar, Kamis.
Husain mengatakan pelatihan tersebut diselenggarakan setiap pekan, dan selama ini telah diikuti oleh lebih dari 70 anggota HIPMI.
"Kami menyadari bahwa penguasaan Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting bagi pengusaha muda dalam menyambut era pasar bebas Asean nanti," katanya.
Selain itu, Husain mengatakan bahwa HIPMi Sulsel juga telah memberikan pelatihan menjahit gratis sebagai modal keterampilan dasar untuk membuka usaha.
"Semula HIPMI Sulsel mengirim beberapa orang untuk belajar mengenai teknik menjahit, menjahit jeans, kaos, dan lainnya ke Bandung yang memang usaha-usaha kecil di bidang pakaian jadinya sudah maju, mereka ini kemudian mengajarkan kepada anggota yang lain," ujarnya.
Apa yang telah dilakukan oleh HIPMI Sulsel ini diapresiasi oleh Ketua HIPMIPT Universitas Hasanuddin Achmad Fauzy Ashri.
"Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan HIPMI Sulsel karena harus diakui saat ini kemampuan Bahasa Inggris menjadi salah satu prasyarat penting dan ini memang menjadi kelemahan kami," katanya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pj Gubernur Sulsel dorong HIPMI kolaborasi menumbuhkan target ekonomi
24 December 2024 13:17 WIB, 2024