
Hipmi Institute Sulsel gandeng kampus menciptakan pengusaha muda

Makassar (ANTARA) - Badan Otonom Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Institute Sulawesi Selatan menggandeng kampus-kampus di daerah itu untuk menciptakan pengusaha muda dari kalangan mahasiswa guna membangun jejaring bisnis seusai lulus kuliah.
"Ada program kami buat untuk universitas-universitas, bagaimana kita memberikan wadah buat mahasiswa, bisa dimotivasi ketika dia lulus dari kampusnya, lulus kuliahnya, bukan berpikir bagaimana mendapatkan pekerjaan, tapi bagaimana membuka pekerjaan," kata Ketua Hipmi Institute Sulsel Muhammad Yusuf Sirajuddin di Makassar, Minggu.
Menurut dia, usai dilantik bersama 113 pengurus di Hotel MaxOne Makassar oleh Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Sulsel Andi Amar Ma'ruf Sulaiman, pihaknya berkomitmen membangun ekosistem kewirausahaan terstruktur, relevan dan berkelanjutan bagi anak muda di Sulsel.
Selain itu, langkah strategis yang dijalankan dalam bentuk formal maupun informal. Untuk formal, kata dia, terkait kolaborasi bersama dunia kampus atau perguruan tinggi kini salah satunya Universitas Muhammadiyah Makassar melalui MoU.
"Itu yang menjadi goals (tujuan) kami, sehingga kami memiliki tim dan pengurus yang luar biasa di masing-masing bidangnya, baik itu praktisi maupun pelaku di bidang tersebut," katanya.
Yusuf menyampaikan Hipmi Institute mempunyai tagline 'Skill up founder, Scale up bisnis'. Artinya, berfokus bagaimana pengusaha muda ini tumbuh secara skill, sehingga otomatis bisnisnya ikut tumbuh. Tagline ini disederhanakan melalui visi misi Hipmi Institute.
"Kita mampu membangun sebuah ekosistem yang diwadahi dengan adanya hub. Jadi, kami akan membangun fisik, bukan hanya program. Tapi kita akan punya institut hub, di mana di sana lahir pengusaha muda yang kami bina dengan kurikulum yang akan disusun," tutur dia.
Ia pun berpesan kepada anak muda ke depan mampu membuka lapangan pekerjaan, bukan berpikir mencari pekerjaan, tapi saatnya membuka lapangan pekerjaan, sebab itu hal terpenting.
"Kita 'step by step', untuk teman-teman mulai dari kelas gratis saja dulu, agar lapisan masyarakat itu bisa merasakannya, sampai pada skill yang sifatnya intens, eksklusif, dan lebih profesional. Pendekatan pemateri bukan hanya dari lokal tapi nasional," katanya.
Program podcast, kata dia menambahkan, juga dijalankan dengan mengundang beberapa pengusaha atau lokal heros untuk menggali pengalaman, perjalanan usaha mereka sampai pada titik kesuksesannya, selanjutnya di-publish di media sosial sebagai bagian pembelajaran.
Ketua DPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Institute Rizkha Gita Miranti mengapresiasi Hipmi Institute Sulawesi Selatan sebagai Hub Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang akan mendorong peningkatan kapasitas SDM pengusaha muda.
"Alhamdulillah pelantikan pengurus Hipmi Institute di Sulsel ini berkomitmen meningkatkan SDM pelaku usaha di KTI," kata Rizkha disela pelantikan pengurus Hipmi Institute periode 2026-2028 di Makassar, Sabtu (2/5) malam.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) pengusaha muda, khususnya di KTI. Sebab, posisi strategis Sulsel menjadikan hub Hipmi Institute Sulsel diyakini mampu menjadi pusat pengembangan kapasitas, jejaring dan inovasi bagi pengusaha muda di KTI.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
