Mamuju (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyampaikan apresiasi atas perencanaan program yang telah disusun oleh jajaran Divisi Pelayanan Hukum. Ia menekankan pentingnya fungsi kontrol dan evaluasi dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai target.
Hal itu disampaikannya pada pelaksanaan evaluasi program kerja Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (KI), Selasa (17/3) secara virtual yang dihadiri sejumlah jajaran.
Dalam kesempatannya Saefur juga berharap agar memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta memastikan optimalisasi monitoring dan evaluasi capaian kinerja di bidang Kekayaan Intelektual.
“Setiap kegiatan harus memiliki perencanaan yang jelas, terukur, dan terdokumentasi dengan baik agar pelaksanaannya dapat dipantau serta dievaluasi secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga mendorong penyusunan laporan secara rutin dan sistematis, baik dalam bentuk laporan atensi maupun laporan mingguan, guna memastikan seluruh progres kegiatan dapat terpantau dengan optimal.
Sementara, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, dalam arahannya menekankan pentingnya percepatan program KI di daerah. Ia menyampaikan bahwa penyusunan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terkait KI harus segera diintensifkan melalui koordinasi aktif dengan tim perancang.
“Upaya percepatan ini penting agar draft regulasi dapat segera ditetapkan dan memberikan kepastian hukum bagi perlindungan Kekayaan Intelektual di daerah,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Mamuju telah mengusulkan 10 daftar KDMP, sementara pendaftaran Indikasi Geografis (Indigeo) terus didorong, khususnya untuk komoditas kopi Mamasa. Bahkan, direncanakan penyerahan sertifikat Indigeo akan dilakukan pada Festival Kopi Mamasa pada 17 Agustus mendatang.
Di sisi lain, pencatatan hak cipta juga terus digalakkan, termasuk rencana pencatatan serentak bagi sekitar 150 calon wisudawan STAIN Majene pada akhir April, serta minat dari Universitas Sulawesi Barat dan Tomakaka untuk kegiatan serupa. Selain itu, pembentukan Sentra KI juga didorong melalui penguatan kerja sama antar instansi.