Makassar (ANTARA) - Polres Maros, Sulawesi Selatan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat mitigasi guna mengantisipasi dampak fenomena El Nino.

Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya di Makassar, Rabu, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta peran aktif dalam mencegah potensi kebakaran dan dampak kekeringan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan air serta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah. Kewaspadaan dan kepedulian bersama sangat dibutuhkan untuk mencegah dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Sejumlah langkah mitigasi yang disoroti meliputi penguatan sistem peringatan dini berbasis data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kemudian optimalisasi pengelolaan sumber daya air, serta peningkatan patroli di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di Kecamatan Camba dan Tompobulu, serta edukasi masyarakat terkait pencegahan kebakaran

AKBP Douglas mengatakan kondisi El Nino dinilai berdampak pada berbagai sektor, mulai dari ketersediaan air bersih hingga meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan.

"Polres Maros juga turut mengawal penguatan ketahanan pangan melalui pendampingan pola tanam dan pemanfaatan varietas tahan kekeringan, serta memastikan cadangan pangan memadai guna menjaga stabilitas pasokan di tengah masyarakat," katanya.

Kapolres mengaku, kepolisian berkomitmen untuk mendukung upaya penanggulangan dampak El Nino dengan meningkatkan koordinasi lintas sektor agar langkah mitigasi dan penanganan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Upaya ini merupakan bagian dari langkah preventif Polres Maros dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

"Diharapkan, seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan serta kesiapan dalam menghadapi potensi dampak El Nino, sehingga risiko bencana dapat diminimalisir dan stabilitas sosial serta ekonomi masyarakat tetap terjaga," ucapnya.