Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Sulawesi Selatan telah dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Gubernur Andi Sudirman di Makassar, Selasa, mengatakan proses penilaian dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan berbagai unsur yang memiliki kompetensi dan kredibilitas di tingkat nasional.

“Apa yang telah dinilai dan diputuskan merupakan hasil seleksi yang dilakukan sesuai mekanisme. Kesbangpol provinsi bersama TNI dan Polri sebagai panitia daerah telah bekerja maksimal menjalankan seluruh tahapan yang menjadi kewenangan daerah,” katanya.

Ia menjelaskan tim seleksi tingkat pusat terdiri atas berbagai unsur, mulai dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), DPPI pusat, TNI, Polri, hingga Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).

Keterlibatan lintas institusi tersebut menjadi bentuk pengawasan bersama guna menjamin objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas proses seleksi.

“Karena itu, proses yang berjalan tidak ditentukan oleh individu ataupun kepentingan tertentu. Mekanisme yang ada dirancang untuk menutup ruang bagi praktik titipan maupun intervensi,” katanya saat bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Ia menekankan prinsip utama seleksi Paskibraka berupa keunggulan dan prestasi peserta berdasarkan hasil penilaian yang telah ditetapkan.

“Kita mendahulukan asas keunggulan. Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan hasil seleksi yang objektif, bukan berdasarkan klaster yang berbau ras maupun suku,” katanya.

Andi Sudirman berharap, masyarakat dapat menyikapi berbagai dinamika yang berkembang dengan bijak serta tetap menjaga persatuan dan semangat kebangsaan.

Menurut dia, nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam menyikapi setiap perbedaan pandangan, termasuk dalam merespons berbagai proses seleksi dan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh institusi negara.

“Semangat Pancasila justru mengajarkan kita untuk menjunjung persatuan dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa,” katanya.