Gubernur Sulsel lantik "Caretaker" Bupati Luwu Timur
Senin, 31 Agustus 2015 20:03 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (kanan) melantik Irman Yasin Limpo sebagai "caretaker" Bupati Luwu Timur di Makassar, Senin (31/8).(FOTO/Humas Pemprov Sulsel)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo melantik Irman Yasin Limpo sebagai "caretaker" Bupati Luwu Timur di Makassar, Senin.
"Caretaker Bupati bertugas menyelenggarakan pemerintahan di daerah, memfasilitasi KPU dan Panwas untuk penyelenggaraan pilkada agar lancar, aman dan tertib sampai akhir tahapan dan pelantikan," kata Syahrul dalam sambutannya seusai melantik Irman.
Gubernur Sulsel mengatakan meski masa tugas Pejabat Caretaker terbilang singkat, yaitu hingga dilantiknya bupati dan wakil bupati hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yang akan digelar 9 Desember mendatang, namun tugasnya relatif sama dengan bupati definitif.
Gubernur berharap Caretaker mampu menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam pelaksanaan pilkada di Luwu Timur.
"Jaga netralitas PNS, sibukkan mereka agar berprestasi dan tidak terjebak pada politik praktis," pesan Syahrul.
Syahrul juga menjelaskan bahwa pemilihan pejabat caretaker ini telah melalui serangkaian proses dan pertimbangan yang komprehensif.
"Ada pertimbangan kepangkatan, kapasitas, pengalaman dan kemampuan kepemimpinan yang teruji," kata dia.
Sementara, caretaker Bupati Luwu Timur, Irman Yasin Limpo, mengatakan yang pertama kali akan dilakukan adalah membangun suasana silaturahmi diantara semua stakeholder, baik eksternal maupun internal.
Pihaknya, kata Irman, akan membangun netralitas PNS dengan membangun netralitas secara personal, kemudian dilanjutkan dengan netralitas kelembagaan.
"Saya garansi netral. Ya boleh (tidak netral) pada ruang privatnya tapi dalam ruang publik itu keras kami untuk tidak berpihak, siapapun dia," tegasnya.
Pihaknya bahkan merencanakan untuk membuat desk yang terdiri dari Bawasda, BKD, dan Balai Diklat, agar PNS yang tidak menjaga netralitasnya dapat cepat diproses.
"Itu menjadi desk, begitu ada laporan, kalau terbukti prosesnya langsung, dan dalam hitungan jam kita lakukan hukuman sesuai tingkatannya," tutupnya.
Pelantikan Caretaker Luwu Timur ini, dihadiri beberapa anggota DPR RI, seperti, Dewi Yasin Limpo, Indira Chunda Tita Syahrul, dan Andi Fauziah Hatta. Hadir pula beberapa legislator Makassar, yakni Amar Busthanul dari Gerindra, Rudianto Lallo dari NasDem, dan Busranuddin Baso Tika dari Partai Persatuan Pembangunan.
"Caretaker Bupati bertugas menyelenggarakan pemerintahan di daerah, memfasilitasi KPU dan Panwas untuk penyelenggaraan pilkada agar lancar, aman dan tertib sampai akhir tahapan dan pelantikan," kata Syahrul dalam sambutannya seusai melantik Irman.
Gubernur Sulsel mengatakan meski masa tugas Pejabat Caretaker terbilang singkat, yaitu hingga dilantiknya bupati dan wakil bupati hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yang akan digelar 9 Desember mendatang, namun tugasnya relatif sama dengan bupati definitif.
Gubernur berharap Caretaker mampu menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam pelaksanaan pilkada di Luwu Timur.
"Jaga netralitas PNS, sibukkan mereka agar berprestasi dan tidak terjebak pada politik praktis," pesan Syahrul.
Syahrul juga menjelaskan bahwa pemilihan pejabat caretaker ini telah melalui serangkaian proses dan pertimbangan yang komprehensif.
"Ada pertimbangan kepangkatan, kapasitas, pengalaman dan kemampuan kepemimpinan yang teruji," kata dia.
Sementara, caretaker Bupati Luwu Timur, Irman Yasin Limpo, mengatakan yang pertama kali akan dilakukan adalah membangun suasana silaturahmi diantara semua stakeholder, baik eksternal maupun internal.
Pihaknya, kata Irman, akan membangun netralitas PNS dengan membangun netralitas secara personal, kemudian dilanjutkan dengan netralitas kelembagaan.
"Saya garansi netral. Ya boleh (tidak netral) pada ruang privatnya tapi dalam ruang publik itu keras kami untuk tidak berpihak, siapapun dia," tegasnya.
Pihaknya bahkan merencanakan untuk membuat desk yang terdiri dari Bawasda, BKD, dan Balai Diklat, agar PNS yang tidak menjaga netralitasnya dapat cepat diproses.
"Itu menjadi desk, begitu ada laporan, kalau terbukti prosesnya langsung, dan dalam hitungan jam kita lakukan hukuman sesuai tingkatannya," tutupnya.
Pelantikan Caretaker Luwu Timur ini, dihadiri beberapa anggota DPR RI, seperti, Dewi Yasin Limpo, Indira Chunda Tita Syahrul, dan Andi Fauziah Hatta. Hadir pula beberapa legislator Makassar, yakni Amar Busthanul dari Gerindra, Rudianto Lallo dari NasDem, dan Busranuddin Baso Tika dari Partai Persatuan Pembangunan.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB