Siswa SMA Sulsel USBN gunakan android
Senin, 19 Maret 2018 16:41 WIB
Ilustrasi Sejumlah siswi tingkat SMK mengikuti pelatihan merakit tablet pada rangkaian Festival Pelajar Sulsel di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (14/10/16). (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Siswa di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) dengan menggunakan sistem operasi android.
"Kami mendorong agar bukan hanya ujian nasional, tetapi ujian sekolah juga sudah berbasis komputer, bahkan android," kata Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo di Makassar, Senin.
Pihaknya, kata Irman, telah menyiapkan lima aplikasi khusus USBN, yang telah diisi dengan sejumlah soal yang dibuat oleh tim dan tersimpan di bank soal.
Di Makassar, tuturnya, sejumlah sekolah telah melaksanakan USBN dengan android, diantaranya di SMA 10 Makassar, SMA 9 Makassar, SMA 16 Makassar dan SMA 15 Makassar.
"SMA 10 misalnya, dari 10 ruangan peserta ujian tujuh diantaranya menggunakan komputer dan 3 lainnya sudah menggunakan android," kata Irman.
Bahkan di SMA 18 Makassar, menurut dia, dari 14 ruangan peserta ujian, hanya 1 ruangan yang menggunakan komputer dan 13 ruangan lainnya sudah memakai android.
Bukan hanya di Makassar, beberapa kabupaten/kota di Sulsel juga telah menerapkan USBN menggunakan komputer dan android ini, misalnya di Enrekang dan Luwu.
"Tahun depan kami target lebih banyak lagi. Kalau bisa 100 persen ujian sekolah sudah berbasis komputer," pungkasnya.
"Kami mendorong agar bukan hanya ujian nasional, tetapi ujian sekolah juga sudah berbasis komputer, bahkan android," kata Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo di Makassar, Senin.
Pihaknya, kata Irman, telah menyiapkan lima aplikasi khusus USBN, yang telah diisi dengan sejumlah soal yang dibuat oleh tim dan tersimpan di bank soal.
Di Makassar, tuturnya, sejumlah sekolah telah melaksanakan USBN dengan android, diantaranya di SMA 10 Makassar, SMA 9 Makassar, SMA 16 Makassar dan SMA 15 Makassar.
"SMA 10 misalnya, dari 10 ruangan peserta ujian tujuh diantaranya menggunakan komputer dan 3 lainnya sudah menggunakan android," kata Irman.
Bahkan di SMA 18 Makassar, menurut dia, dari 14 ruangan peserta ujian, hanya 1 ruangan yang menggunakan komputer dan 13 ruangan lainnya sudah memakai android.
Bukan hanya di Makassar, beberapa kabupaten/kota di Sulsel juga telah menerapkan USBN menggunakan komputer dan android ini, misalnya di Enrekang dan Luwu.
"Tahun depan kami target lebih banyak lagi. Kalau bisa 100 persen ujian sekolah sudah berbasis komputer," pungkasnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tingkatkan mutu layanan pendidikan, Disdik Sulsel evaluasi kinerja kepala SMA-SMK
04 June 2026 18:05 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Dirjen Pendis : Mutu pendidikan Indonesia diharapkan keluar dari peringkat 72
17 December 2019 5:06 WIB, 2019