Logo Header Antaranews Makassar

3.649 Murid SD di Bantaeng Ikut USBN

Selasa, 10 Mei 2011 03:50 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Sebanyak 3.649 orang murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bantaeng mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Murid sebanyak itu merupakan bagian dari 132 SD Negeri dan 10 SD Swasta.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bantaeng M Basri di kantornya, Senin, mengatakan, USBN akan dilangsungkan tiga hari mulai, Selasa (10/5).

Mata pelajaran yang akan diujikan masing-masing Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Ia berharap, pelaksanaan USBN berjalan lancer dan aman seperti pada pelaksanaan ujian nasional (UN) SMP dan SMA beberapa waktu lalu.

Menjawab pertanyaan, M Basri mengatakan, belum ada laporan adanya murid yang tidak dapat mengikuti USBN karena sakit atau karena sebab lainnya.

"Kalaupun pada saat pelaksanaan, ternyata ada yang sakit dan tidak bisa ke sekolah, disiapkan petugas khusus yang akan berkunjung ke rumah murid yang bersangkutan," ujarnya.

Tentang kemungkinan adanya rasa canggung dalam menghadapi ujian tersebut, ia mengatakan, seluruh siswa kelas VI sudah diikutkan try out. Uji coba yang juga merupakan uji kemampuan serta latihan mengisi lembar jawaban tersebut sudah dilakukan tiga kali.

Karena itu, ia berharap, para murid peserta USBN siap mengikuti momen penting ini. "Upayakan menjaga kondisi dengan baik agar tetap dapat berkonsentrasi selama mengikuti ujian," harapnya.

Sekretaris Dikpora itu juga mengungkap pengumuman hasil ujian nasional tingkat SMA pada 16 Mei 2011, sedang pengumuman SMP pada 4 Juni 2011. Khusus pengumuman hasil USBN dijawalkan 17 Juni 2011.

Pengumuman akan dilakukan pada masing-masing sekolah, ujarnya seraya berharap kepada siswa yang berhasil lulus ujian untuk tidak melakukan aksi corat-coret.

"Lebih baik, bajunya dikumpul untuk disumbangkan kepada anak sekolah yang membutuhkan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan kegembiraan tanpa harus merusak pakaian yang masih bisa digunakan siswa lainnya," ucap Basri. (T.KR-HK/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026