
MaRI Makassar gelar "Ramadhan Gathering"

Sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi sesama, management MaRI juga memberikan santunan kepada seluruh anak panti asuhan yang hadir pada acara berbukan puasa ini
Makassar (Antaranews Sulsel) - Manajemen Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar mengelar "Ramadhan Gathering" yang dirangkaikan kegiatan buka puasa bersama relasi dan anak panti asuhan.
"Kegiatan seperti ini secara konsisten rutin kami laksanakan setiap tahun dengan melibatkan seluruh tenant, outsourching, relasi, insan pers, dan seluruh karyawan PT Kalla Inti Karsa dan Inti Kalla Persada," kata Center Manager MaRI Iwan Ismail di Makassar, Kamis
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk silaturahmi antarsesama relasi dan pemilik tenant, juga memberikan kesempatan bagi anak panti asuhan untuk ikut merasakan indahnya berbagi dalam berkah Ramadhan tahun ini.
Sebanyak 60 orang anak Panti Suhan "Yayasan Baji Ateka" yang mengikuti acara buka puasa tersebut juga turut berpartisipasi menampilkan nasyid dan tarian sufi untuk menghibur seluruh tamu undangan.
"Sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi sesama, management MaRI juga memberikan santunan kepada seluruh anak panti asuhan yang hadir pada acara berbukan puasa ini," ujarnya.
Ia menambahkan selain menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Makassar, manajemen MaRI juga berharap melalui acara tersebut dapat meningkatkan silaturahmi dengan seluruh relasi dan pihak-pihak terkait yang terus membantu keberlangsungan mal ini sampai eksis hingga sekarang.
"Kegiatan ini sebenarnya adalah bentuk rasa terima kasih kami kepada seluruh pihak dan kami berharap dengan acara ini akan senantiasa terjalin hubungan yang lebih baik lagi dalam mencapai tujuan bersama di masa mendatang," harap dia.
Selain penampilan anak-anak panti asuhan Yayasan Baji Ateka, acara berbuka puasa itu juga diisi dengan siraman rohani yang disampaikan penceramah agama Ustad Ahmad Indar.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
