Unifa Makassar perdalam bahasa Inggris mahasiswa-dosen

id unifa,universitas fajar,bahasa inggris,makassar

Sejumlah mahasiswa dan dosen Unifa serius menyimak materi bahasa Inggris pada workshop on IELTS & Stratgies on Scholarship Application di Makassar, Sabtu (15/12/2018). (Ist)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Program Studi Sastra Inggris Universitas Fajar mengadakan workshop on IELTS & Stratgies on Scholarship Application untuk memperdalam kemampuan bahasa Inggris dosen dan mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

Sekretaris Fakultas Ekonomi dan Ilmu-ilmu Sosial Unifa, Usman Rendra, MSi di Makassar, mengatakan sampai saat ini kemampuan berbahasa asing khususnya Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, makin berperan penting dalam berbagai bidang, baik itu dalam pengembangan karir maupun saat menempuh pendidikan.

"Kemampuan berbahasa Inggris sudah menjadi syarat mutlak dalam berbagai bidang. Apalagi bagi mereka yang ingin melanjutkan studi kejenjang lebih tinggi di luar negeri," jelasnya.

 Usman memaparkan, Unifa sangat memperhatikan hal tersebut dan membangun komitmen yang tinggi dalam meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris, khususnya bagi para mahasiswa dan dosen di Unifa melalui Program Studi Sastra Inggris, dengan menggiatkan berbagai kegiatan seperti workshop yang diadakan tersebut.

Ketua Program Studi Ana Rosida M Hum mengatakan kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan

IDP tersebut bertujuan untuk lebih memperkenalkan tentang IELTS dan bagaimana mempersiapkan diri mengikuti tes standar Bahasa Inggris bagi mereka yang ingin mengajukan pengusulan beasiswa ke luar negeri.

"Dalam kegiatan ini para peserta diberikan motivasi serta strategi mendapatkan nilai IELTS yang cukup sesuai dengan persyaratan yang diberikan oleh penyedia beasiswa khususnya yang akan melanjutkan pendidikan ke luar negeri," jelasnya.

Ditambahkannya, peserta juga langsung diberikan simulasi tes IELTS dan dibimbing oleh mentor dari IDP yang memang sudah sangat berpengalaman membina dan mendampingi para calon penerima beasiswa ke luar negeri di Indonesia.

"Selain kemampuan listening dan reading, para peserta juga lebih banyak diarahkan mengasah kemampuan writing bahasa Inggris mengingat bahwa kemampuan menulis sangat banyak berpengaruh saat sudah menjalani studi nantinya," ujarnya.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar