Empat saksi pembunuhan Kim Jong Nam dicari polisi Selangor

id pembunuhan,kakak tiri pemimpin Korea Utara ,Kim Jong Un, Kim Jong Nam,Polisi Selangor ,malaysia

Dokumen foto terdakwa pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jung-nam, warga negara Indonesia Siti Aisyah melakukan reka ulang peristiwa pembunuhan di Bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) 2, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (24/10/2017). Terdakwa bersama hakim, jaksa dan pengacara mengunjungi tempat-tempat yang disinggahi sebelum dan setelah terjadinya pembunuhan terhadap korban. (ANTARA/Agus Setiawan)

Kuala Lumpur  (Antaranews Sulsel) - Polisi Selangor kini tengah mencari dua orang warga negara Indonesia (WNI) dan dua orang warga Malaysia sebagai saksi pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam atau Kim Chol.

Kepala Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Selangor Senior Asisten Komisioner Fadzil Ahmat kepada wartawan, di Kuala Lumpur, Kamis, mengatakan dua orang WNI yang dicari tersebut adalah Raisa Rinda Salma (24) dan Dessy Meyrisinta (33). Sedangkan warga tempatan atau warga Malaysia yang dicari adalah Tham Yook Kun (50) dan Ng Wah Hoong (38).

Fadzil mengatakan, pihak penuntut memerlukan kerja sama dari empat saksi ini dalam persidangan, namun semua individu tersebut sejauh ini gagal dideteksi. Peninjauan dengan Kantor Imigrasi Malaysia mendapatkan empat orang itu masih berada di Malaysia.

Fadzil meminta empat orang tersebut segera ke Kantor Polisi Serdang untuk tindakan lebih lanjut. "Masyarakat bisa menghubungi Staf Penyelidik Kasus Asisten Superintenden Wan Azirul Nizam Che Wan di nomor telepon 019-4811844 untuk persiapan persidangan yang ditetapkan," katanya lagi.

Waktu persidangan di Mahkamah Tinggi Shah Alam ditetapkan pada 28 hingga 31 Januari 2019, 11 hingga 14 Februari 2019, 18 hingga 19 Februari 2019, 18 hingga 21 Maret 2019 dan 1 hingga 4 April 2019.

Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar