
Gerakan Menanam Pohon Digalakkan di Lutim

Sorowako, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Bupati Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Andi Hatta Marakarma, Jumat, meminta jajarannya mulai dari dinas, sekolah, rumah sakit, puskesmas, instansi swasta hingga rumah pribadi untuk menggalakkan penanaman pohon di lahan yang tersedia.
Pemkab Lutim akan memberikan penghargaan bagi individu atau lembaga yang konsisten melakukan penanaman pohon secara berkelanjutan.
Tidak hanya itu, Pemkab Lutim bekerja sama dengan perusahaan tambang nikel PT Inco Tbk dan kelompok masyarakat lainnya akan melakukan penanaman pohon bakau di sepanjang Pantai Luwu Timur yang panjangnya sekitar 111 kilometer.
Hal itu diungkapkan Bupati Lutim dalam sambutannya pada acara "Gerakan Penanaman Satu Orang Satu Pohon (One Man One Tree)" di Wawondula, Kecamatan Towuti.
Hadir dalam acara ini, Ketua DPRD Lutim, Sarkawi A. Hamid, Kapolres Lutim, AKBP Richard M. Nainggolan, Kepala Kejaksaan Negeri Malili, Maddawi Syahril, Direktur External Relations PT Inco, Edi Permadi, dan tokoh masyarakat se-Luwu Timur.
Menurut Bupati, gerakan penanaman pohon satu orang satu pohon jangan hanya jadi seremonial.
"Saya akan periksa satu per satu ke seluruh Luwu Timur, apakah benar-benar gerakan penanaman ini dilakukan atau hanya sekadar seremonial saja. Saya mengharapkan implementasi gerakan ini, jadi bukan sekadar seremonial setelah itu tidak ada bekasnya. Saya akan datangi dinas-dinas yang ada, sekolah-sekolah, puskesmas sampai rumah-rumah masyarakat, apakah benar dilakukan penanaman pohon," ucapnya.
Kalau ada yang benar dan konsisten penanamannya, lanjut Bupati, nanti saya akan usulkan agar diberi penghargaan. Dan yang terbaik akan diundang melakukan studi banding ke daerah yang berhasil dalam pelaksanaan penanaman pohon ini.
Gerakan penanaman satu orang satu pohon berawal dari respon selurh komponen masyarakat yang cukup besar, sehingga aksi penanaman serentak Indonesia tahun 2008 yang dilandasi semangat 100 tahun Kebangkitan Nasional direncanakan untuk menanam satu orang satu pohon pada tahun 2009.
Melalui Keputusan Presiden, mengamanatkan bahwa pada tahun 2009 agar dilaksanakan gerakan menanam satu orang satu pohon (one man one tree) yaitu gerakan penanaman pohon seluruh penduduk Indonesia untuk menanam satu orang satu pohon.
Tujuan dari gerakan ini adalah untuk lebih meningkatkan kepedulian berbagai pihak akan pentingnya penanaman dan pemeliharaan pohon yang berkelanjutan dalam mengurangi pemanasan global serta untuk mencapai pembangunan Indonesia yang bersih.
Selain itu, penanaman pohon ini juga untuk mengurangi dampak pemanasan global, meningkatkan absorsi gas CO2, SO2, polutan lainnya, mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor, meningkatkan upaya konservasi sumberdaya genetik hutan serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam dan memelihara pohon sebagai bagian dari sikap atau budaya bangsa yang melekat pada kehidupan sehari-hari.
Acara gerakan penanaman pohon ini diawali dengan penyerahan piagam penghargaan Satya Lencana Pembangunan di Bidang Pendidikan yang diterima Andi Hatta Marakarma dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 1 Desember lalu di Jakarta, kepada Ketua DPRD Lutim.
(T.PSO-099/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
