Logo Header Antaranews Makassar

Warga Singapura Tewas di Makassar

Minggu, 21 Desember 2008 15:21 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Seorang warga negara Singapura Mandiar Sabrin (53) ditemukan tewas dalam kamar hotel 201 Grand Wisata, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu.

Informasi yang dikumpulkan di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan korban ditemukan tewas oleh rekannya, Yohannis, warga Jalan Cendrawasih, Makassar.

Menurut Yohannis, korban berada di Makassar sejak, Selasa (16/12) . Korban yang merupakan teman lamanya serta rekan bisnisnya datang ke Makassar untuk membahas masalah bisnis batu baranya sekaligus berwisata.

"Awalnya saya menelepon tapi tidak diangkat kemudian saya mendatangi hotel tempat dia menginap. Setibanya saya di kamar hotel, pintunya masih terkunci dari dalam . Maka saya meminta kunci serepnya," katanya.

Setelah membuka pintu kamar hotel tersebut, korban ditemukan tewas telentang diatas ranjang tanpa menggunakan baju dan hanya memakai celana pendek.

Yohannis kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Makassar Barat. Mendengar laporan itu, polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama dokter forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.

Polisi yang melakukan olah TKP menemukan obat diabetes, anti sakit, obat penenang serta resep dokter di kamar hotel tersebut.

Kasat reskrim Mapolresta Makassar Barat, AKP Ronald Sumigar mengatakan, setelah dilakukan olah TKP maka diketahui tidak ada tanda-tanda adanya kekerasan ditubuh korban.

"Untuk sementara (diduga, red) korban meninggal karena sakit dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya tindak kekerasan dibagian tubuhnya," ujarnya.

Sementara itu, dokter forensik RS Bhayangkara, Mauluddin yang memeriksa korban mengatakan, ditubuhnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan hail pemeriksaan, sehingga diperkirakan korban meninggal dengan sakit.
(T.PK-MH/A011)