Kemenpar luncurkan Sistem Online SBMPTNP

id website sbmptnp,kementerian pariwisata,sbmptnp.kemenpar.go.id,Riwud Mujirahayu,Politeknik Pariwisata Makassar

Grand launching website pendaftaran SBMPTNP oleh Kementerian Pariwisata (Menpar). Prosesi ini dilakukan oleh Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan, Drs Riwud Mujirahayu didampingi enam kepala PTNP se Indonesia, di Kampus Politeknik Pariwisata Makassar, Senin (18/03/2019). ANTARA Foto/NS Wardyah

Makassar (ANTARA) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara resmi memberlakukan sistem online dengan meluncurkan website pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (SBM-PTNP).

Grand launching ini sekaligus menandai dibukanya pendaftaran secara online di Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) se-Indonesia, terhitung sejak 18 Maret hingga 2 Mei 2019.

Prosesi grand launching dipimpin langsung Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan (BPIK) Kemenpar, Dra Riwud Mujirahayu di Kampus Politeknik Pariwisata Makassar, Senin.

Dra Riwud turut didampingi enam Kepala PTNP  di bawah naungan Kemenpar, yakni Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung, STP Nusa Dua Bali, Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Poltekpar Medan, Poltekpar Palembang dan Poltekpar Lombok.

Dra Riwud menyampaikan, kehadiran SBM-PTNP bertujuan menyosisalisasikan semua PTNP agar lebih dikenal masyarakat melalui sistem online, dengan akses yang lebih mudah  dan kompleks. Sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa di sebuah daerah untuk memilih dan melanjutkan pendidikan di PTNP daerah lain.

"Melalui sistem online ini, orang bisa mengenal PTNP lebih jauh dengan mencari informasi yang ada di website. Juga tercipta a big opurtanity (kesempatan besar) bagi calon mahasiswa mencari PTNP yang diinginkan, meski itu di luar daerah," ungkapnya.  

Menurut Dra Riwud, dunia pendidikan harus terus berbenah untuk menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing di era revolusi Industri 4.0, salah satunya melalui proses pendaftaran SBM-PTNP yang merupakan bentuk implementasi dalam pengaplikasian era pendidikan 4.0.

Selain itu, juga disiapkan kurikulum yang akan menyesuaikan dengan era saat ini. Termasuk para tenaga pengajar, harus mampu menyesuaikan dengan para peserta didik sebagai generasi milenial. Ditambah pelayanan kepada mahasiswa yang harus mengikuti perkembangan tekhnologi.

"Jadi kita utamanya menyiapkan kurikulum untuk milenial, kalau bisa materi ini bisa diakses lewat online. Untuk PTNP, kami siap untuk digital kurikulum," katanya.

Senada, Ketua Panitia SBM PTNP 2019, Drs Dewa Gede Ngurah Byomantara menyampaikan, sistem yang mulai dioperasikan ini dipastikan akan memudahkan serta membuka kesempatan bagi generasi milenial mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas dan berstandar global.

Sebagai contoh disebutkan, seorang siswa asal Palembang tidak harus mengikuti tes di Makassar atau Bandung saat membidik dua sekolah pariwisata di daerah tersebut.

"Cukup mengikuti tes di Palembang. Ditambah setiap PTNP ini memiliki asrama jadi lebih memudahkan calon mahasiswanya belajar ke daerah lain," katanya.

Pada enam PTNP, akan direkrut 3000 calon mahasiswa dengan jumlah masing-masing STP Bandung 700, STP Nusa Du Bali 700, Poltekpar Makassar 500, Poltekpar Medan 500, Poltekpar Lombok 300 dan Poltekpar Palembang 300.

Proses pendaftaran dapat dilakukan melalui website http://sbmptnp.kemenpar.go.id mulai 18 Maret 2019. Adapun jenis seleksi yang akan diikuti yaitu, tes tulis bahasa inggris, tes psikologi, tes wawancara dan tes pemeriksaan kesehatan.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar