Logo Header Antaranews Makassar

Kementerian Perdagangan pantau stok pangan di Mamuju

Rabu, 24 April 2019 19:19 WIB
Image Print
Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edi saat melakukan pengecekan harga. (Arsip. ANTARA)

Mamuju (ANTARA) - Kementerian Perdagangan memantau ketersediaan stok pangan di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan di daerah itu.

Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar Sutriono Edi, di Mamuju Rabu sore mengatakan, dari pengecekan di gudang Bulog Sub Divisi Regional Mamuju, stok pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriyah di daerah itu aman.

"Dari hasil pengecekan kami di gudang Bulog Subdivre Mamuju ini, kami memastikan stok dan stabilitas harga pangan di Mamuju menjelang ramadhan bahkan hingga Idul Fitri 2019 aman," kata Sutriono Edi.

Ia menyatakan, stok beras di gudang Bulog Mamuju saat ini mencapai 997 ton.

Begitu juga stok gula dan minyak goreng lanjut Sutriono Edi, tetap tersedia hingga beberapa bulan ke depan.

Staf Ahli Mendag itu juga memastikan, harga kebutuhan pokok di Sulbar menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri 2019 tetap terkendali.

"Kami melihat, Bulog sudah melakukan langkah sesuai dengan penugasan dari pemerintah. Stok yang ada saat ini cukup begitupun dengan harga jual yang digunakan, di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah," tuturnya.

"Misalnya, beras medium dengan HET Rp9.450 per kilogram, dijual Bulog di bawah harga itu, beras premium Rp12. 800, Bolog menjualnya Rp9.800 perkilogram, serta gula dengan HET Rp 12.500 dijual Bulog R 11. 000 perkilogram," papar Sutriono Edi.

Pemerintah Provinsi Sulbar bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan satgas pangan setempat juga akan menggelar operasi pasar dalam menjaga stabilitas pangan di daerah itu.

"Apalagi Provinsi Sulbar ini merupakan produsen beras sehingga kami yakin, stok kebutuhan pokok disini tetap terjaga," ucapnya.

"Kami bersama Pemerintah Provinsi Sulbar termasuk tim dari Bank Indonesia, Disperindag bersama Bulog, besok (Kamis) akan menggelar rakor terkait pelaksanaan pasar murah sehingga masyarakat dapat tenang menyambut bulan Ramadhan," terang Sutriono Edi.

Setelah mengecek stok beras, gula dan minyak goreng di Gudang Bulog, Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar bersama rombongan kemudian melanjutkan pengecekan stok kebutuhan pokok di sejumlah toko ritel di Kabupaten Mamuju.

Kemudian pada Kamis (25/4) Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar akan mengecek stok dan harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional di Kabupaten Mamuju dan menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulbar dan tim Satgas Pangan serta TPID setempat.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026