Calon mahasiswa akui UTBK PTN mudahkan pilih jurusan

id Tes UTBK PTN 2019, UTBK Sulsel,UTBK 2019, SBMPTN Sulsel

Pelaksanaan UTBK 2019 gelombang pertama yang digelar di Universitas Negeri Makassar (UNM) Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. ANTARA Foto/HO/Panitia UTBK PMB UNM 2019

"Karena jangan sampai kita pilih satu jurusan tetapi tidak sesuai dengan nilai kita, artinya kesempatan kita terbuang sia-sia," paparnya.
Makassar (ANTARA) - Sejumlah calon mahasiswa mengakui Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2019 dinilai lebih memudahkan calon mahasiswa memilih jurusan sesuai kemampuan yang dimiliki.

"Lebih bagus yang sekarang, karena kalau keluar nilai lalu bisa pilih jurusan sesuai nilai kita masing-masing sehingga tidak asal pilih," kata Muthmainnah Al Munawarah, seorang peserta UTBK 2019, di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu.

Milenial yang kerap disapa Inha ini mengemukakan, hasil UTBK memberi gambaran kemampuan calon mahasiswa sehingga mereka tidak lagi menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan untuk memilih jurusan sesuai kemampuannya tanpa adanya harapan berlebihan.

Pasalnya, setiap jurusan memiliki standar nilai dan kuota masing-masing yang telah bisa diketahui para calon mahasiswa terkait layak tidaknya untuk memilih jurusan tersebut.

"Karena jangan sampai kita pilih satu jurusan tetapi tidak sesuai dengan nilai kita, artinya kesempatan kita terbuang sia-sia," paparnya.

Inha berkisah, ia mengikuti UTBK pada 12 Mei lalu diterpa 160 soal dengan dua tipe tes, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) masing-masing terdiri dari 80 soal.

Terkait pelaksanaan UTBK sebelum Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), beberapa mahasiswa juga menanggapi sistem perdana yang diterapkan pemerintah tersebut.

Mahasiswa Fakultas Mipa UNM, Lili mengaku, sistem yang diterapkan saat ini jauh lebih bagus dibanding pelaksanaan perekrutan calon mahasiswa baru tahun-tahun sebelumnya.

Alasannya, para calon mahasiswa selain bisa mengukur kemampuannya lebih dulu, juga tidak membuang-buang kuota yang ada di setiap fakultas.

"Lebih simpel yang sekarang ujiannya, karena kita tidak menduga-duga jurusan sesuai keinginannya kita tetapi berdasarkan nilai kita sendiri," ucap mahasiswa semester IV tersebut.

Bukan itu saja, Lili mengatakan, kuota yang masih kosong tidak lagi mubazir karena tidak ada peminatnya. Sebab bagi yang tidak memenuhi standar batas nilai dipastikan akan memilih jurusan atau fakultas berdasarkan kemampuan dari hasil UTBK.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar