Rektor IPB aksi main gitar saat memimpin wisuda sekolah vokasi

id Arif satria, dua album, lagu ciptaan, main gitar, ipb university, bogor, jawa barat

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Arif Satria saat menyanyikan lagu berjudul "Rumah Kita" ketika memimpin Wisuda Sekolah Vokasi IPB University di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/7/2019). (M Fikri Setiawan).

Lagu Rumah Kita dinyanyikan karena saya ingin mengajak mensyukuri rumah kita sendiri yang kita punya. Kebetulan saya juga pengagum lagu-lagu God Bless
Dramaga, Bogor (ANTARA) - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Arif Satria tiba-tiba melakukan aksi main gitar saat memimpin Wisuda Sekolah Vokasi IPB University di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Mantan dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB ini menyanyikan lagu berjudul "Rumah Kita" yang dipopulerkan oleh Grup Band God Bless, di hadapan para wisudawan Sekolah Vokasi IPB Diploma III.

"Lagu Rumah Kita dinyanyikan karena saya ingin mengajak mensyukuri rumah kita sendiri yang kita punya. Kebetulan saya juga pengagum lagu-lagu God Bless," ujarnya kepada Antara di Bogor usai memimpin wisuda.

Tak hanya itu, lagu ciptaan Arif Satria berjudul "Doa Ibu" dinyanyikan oleh Grup D'Voice Sekolah Vokasi IPB. Pasalnya, hingga kini, pria yang mengidolakan mendiang Chrisye itu sudah melahirkan dua album lagu yang bisa diakses di aplikasi digital.

Sementara itu, Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Dr Arief Darjanto di tempat yang sama mengatakan, pada acara wisuda kali ini diikuti oleh sebanyak 701 wisudawan Sekolah Vokasi IPB University. Menurutnya, kini pemerintah sudah menyadari pentingnya peran Sekolah Vokasi.

“Wisudawan yang sukses adalah yang memiliki kreativitas tinggi dalam bekerja dan mencari solusi yang lebih baik untuk memecahkan persoalan. Lulusan juga harus bisa berkolaborasi dengan tim sehingga hasilnya dapat menguntungkan bagi semua," ujarnya.

Arief berharap, para lulusan Sekolah Vokasi IPB University ini dapat terus meningkatkan kapasitasnya dalam bersaing di dunia kerja. Sehingga, tidak melulu bergantung pada ketersediaan lapangan kerja, melainkan berusaha menciptakan lapangan pekerjaan.

“Tunjukkan kontribusi dan berperan aktif dalam dunia pertanian untuk pembangunan bangsa,” tuturnya.
 
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar