Festival pangan lokal Makassar segera digelar

id dinas ketahanan pangan,kota makassar,dinas ketapang,festival pangan lokal,makanan bergizi,TP PKK Kota Makassar

Festival pangan lokal Makassar  segera digelar

Ketua TP PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal (dua kiri) saat pertemuan dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar membahas pelaksanaan Festival Pangan Lokal bertajuk Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat kota di Rujab Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/8/2019). FOTO/HO/Humas Pemkot Makassar.

Makassar (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar akan menggelar festival pangan lokal bertajuk Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat kota dan bekerja sama TP PKK Makassar mensosialisasikan makanan bergizi seimbang.

"Festival ini sebagai bagian dari festival tingkat nasional yang akan digelar oleh Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian nantinya," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Makassar, Sri Sulsilawati, di Rujab Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

Festival tersebut, tambah Sri, sebagai wadah untuk menyeleksi peserta yang akan diajukan sebagai peserta festival tingkat provinsi dan nasional.

Ketua TP PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal pada pertemuan itu menyambut dengan antusias semangat agenda tersebut, karena melihat pentingnya pemahaman masyarakat, khususnya kalangan ibu-ibu terkait makanan bergizi.

"Festival ini diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas ibu-ibu untuk menyediakan penganekaragaman pangan, dengan memperhatikan masukan susunan zat gizi yang seimbang," ujarnya.

Beberapa poin sebut Murni akan menjadi perhatian dalam festival nanti, selain memperhatikan nilai gizi, serta keberagaman pangan, juga mengedepankan menu yang bernilai komersial, sehingga dapat menunjang usaha rumah tangga.

Untuk kategori lomba dalam festival kali in terbagi dalam beberapa dua display, yakni display paket lengkap makan siang B2SA yang terbagi dalam tiga klaster yakni Klaster serealia meliputi jagung, jali atau jelai, cantel atau sorgum, jewawut, hotong, dan sebagainya.

Selanjutnya klaster sagu, serta klaster umbi-umbian yang meliputi ubi kayu atau singkong, ubi jalar, talas, ganyong, garut, dan umbi lainnya termasuk sukun, pisang, dan buah berpati lainnya.

Display berikutnya adalah produk olahan pangan lokal komersial berupa kudapan yang memiliki nilai komersial.


 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar