Geo Dipa Energi sosialisasikan energi ramah lingkungan di Dieng Jateng

id geo dipa energi,proyek dieng

Geo Dipa Energi sosialisasikan energi ramah lingkungan di Dieng Jateng

Project Manager Pengembangan PLTPB Dieng Unit 2 Henky Irawan saat menyosialisasikan energi ramah lingkungan bagi para pemangku kepentingan di sekitar Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terkait dengan Proyek Dieng Unit 2. (ANTARA/HO-Geo Dipa Energi)

Banjarnegara (ANTARA) - Perseroan Terbatas Geo Dipa Energi (Persero) menyosialisasikan energi ramah lingkungan bagi para pemangku kepentingan di sekitar Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terkait dengan Proyek Dieng Unit 2.

"Selain di Dieng yang mencakup enam desa, sosialisasi juga kami gelar di Area Patuha, Jawa Barat, yang terkait dengan Proyek Patuha Unit 2," kata General Manager Proyek Dieng Unit 2 dan Patuha Unit 2 Supriadinata Marza dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Banjarnegara, Selasa.

Ia mengatakan melalui proyek tersebut, Geo Dipa akan meningkatkan berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui energi panas bumi yang dikenal bersih dan ramah lingkungan.

Menurut dia, kabar gembira itu disampaikan ke masyarakat yang nantinya akan menjadi penerima manfaat dari kegiatan pengusahaan panas bumi tersebut.

Selain itu, kata dia, Geo Dipa melibatkan masyarakat untuk berperan serta menjaga, melindungi, dan memelihara kelestarian wilayah kegiatan pengusahaan panas bumi.

"Selain itu, tujuan dari sosialisasi ini adalah mengenai hak masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan pengusahaan panas bumi. Sosialisasi seperti ini akan dilakukan rutin berkala," katanya.

Melalui keterbukaan informasi seperti ini, kata dia, proyek Geo Dipa dapat memberikan informasi-informasi yang tepat sehingga bisa meningkatkan pengetahuan serta rasa keterlibatan dari masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proyek tersebut.

Ia mengatakan sosialisasi seperti ini sebetulnya sudah sering dilakukan Geo Dipa sejak tahun 2002 sampai saat sekarang dan akan terus ditingkatkan untuk mendorong pengembangan panas bumi di seluruh Indonesia.

"Saat ini, Geo Dipa berkontribusi melalui pajak, penerimaan negara bukan pajak, program community development, maupun penyerapan tenaga kerja lokal non-skill selalu menunjukan peningkatan yang positif. Untuk permulaan pemberdayaan masyarakat sekitar, Geo Dipa selalu melibatkan UMKM dari Ciwidey, Banjarnegara, dan Wonosobo yang menjadi binaan GeoDipa," katanya.

Supriadinata mengatakan PT Geo Dipa Energi (Persero) menargetkan memiliki total kapasitas terpasang sebesar 270 megawatt (MW) dalam lima tahun mendatang.

Menurut dia, Proyek Dieng Unit 2 dan Patuha Unit 2 akan meningkatkan berkontribusi dalam berbagai aspek, baik ekonomi, sosial, dan lingkungan.

"Penambahan kapasitas ini berarti akan mendongkrak pendapatan daerah melalui bonus produksi panas bumi dan kontribusi program tanggung jawab sosial perusahaan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pencapaian target pengembangan usaha Geo Dipa terus sejalan dengan mengembangkan potensi pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekitar melalui program mitra usaha kecil dan menengah.

Ia mengatakan PT Geo Dipa Energi (Persero) merupakan salah satu special mission vehicle di bawah Kementerian Keuangan untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan listrik sebesar 35.000 MW.

"Geo Dipa fokus pada penyediaan listrik tenaga panas bumi yang aman dan ramah lingkungan serta memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar