Logo Header Antaranews Makassar

Program Keluarga Harapan Mulai Diberlakukan Mei 2010

Sabtu, 10 April 2010 19:43 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Program Keluarga Harapan (PHK) mulai diberlakukan Mei 2010 sebagai pengganti program Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Dinas Sosial setempat.

"Pengganti program BLT adalah PKH dengan pemberian bantuan kepada masyarakat miskin yang kriterianya sedikit berbeda dengan program BLT," kata Kepala Dinas Sosial Kota Makassar H Ibrahim Saleh di Makassar, Sabtu.

Menurut dia, program PKH hanya diprioritaskan bagi keluarga miskin yang memiliki ibu hamil dan anak usia sekolah. Itu pun harus dilihat kriterianya.

Kriteria ibu hamil tersebut, lanjutnya, minimal memeriksakan masa kehamilannya selama empat kali, sedang anak usia sekolah yang dimiliki betul-betul bersekolah dengan tekun.

"Itu dapat dilihat dari tingkat kehadirannya di sekolah minimal 85 persen dari masa sekolah," katanya.

Mengenai ketatnya kriteria tersebut ia mengatakan, karena program tersebut sekaligus melakukan intervensi dengan melakukan penjangkauan dan pendekatan di bidang kesehatan dan pendidikan.

Sementara besarnya nilai bantuan pemerintah yang diberikan kepada masing-masing rumah tangga sasaran (RTS) akan disesuaikan dengan kondisi RTS bersangkutan, misalnya dengan melihat jumlah anak yang bersekolah.

"Jadi, semakin besar tanggungan RTS, tentu akan mendapatkan bantuan yang lebih banyak dibanding RTS lainnya. Sementara kalau program BLT, nilai bantuan yang diberikan pemerintah itu seragam Rp300 ribu per triwulan," katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya berharap agar data BPS setempat betul-betul keakuratannya sudah tidak diragukan lagi, sehingga penerima bantaun dana PKH dapat tepat sasaran.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang mantan penerima BLT Daeng Ngai di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Makassar mengatakan, pihaknya sangat bersyukur bila terpilih mendapatkan bantuan dana PKH.

Alasannya, pendapatan suaminya dari buruh harian tidak mampu mencukupi biaya hidup sehari-hari, apalagi menyekolahkan tiga orang anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SD. (T.S036/R014)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026