Logo Header Antaranews Makassar

DPRD Bulukumba Pangkas Anggaran Dispora

Jumat, 16 April 2010 14:07 WIB
Image Print

Bulukumba, Sulsel (ANTARA News) - DPRD Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, memangkas anggaran Dinas Pemuda dan olah Raga (Dispora) kabupaten itu karena dinilai tidak rasional.

Pemangkasan itu diputuskan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bulukumba dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Bulukumba, Jumat.

Dalam rapat pembahasan tersebut, Anggota Banggar DPRD Bulukumba mengkritisi harga dan jumlah kertas yang diajukan Dispora dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Daerah (RAPBD) 2010, sehingga menimbulkan perdebatan dengan pejabat Dispora.

Sejumlah anggota Banggar DPRD Bulukumba seperti Abdul Kahar Muslim (PSI), Zulkiflie (PBB), Banri Alang (PAN), serta Amiruddin (PSI), meminta agar anggaran pengadaan alat tulis kantor seperti kertas dirasionalisasi.

Dalam Rancangan APBD 2010 yang diusulkan, Dispora Bulukumba mengusulkan biaya pengadaan alat tulis kantor sebesar Rp137 juta lebih. Namun politisi dari PAN, Banri Alang, mengusulkan pemotongan anggaran 15 persen dari Rp137 juta.

"Anggaran pengadaan kertas harus dirasionalisasi karena kami berpendapat jumlahnya cukup besar dari kebutuhan," ujar Bari Alang.

Selain itu, Banggar DPRD Bulukumba juga menunda anggaran pengadaan jaringan listrik untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 6 Perkapalan, di Kecamatan Bontobahari, Bulukumba.

Sebelum anggaran disetujui, Banggar DPRD Bulukumba akan melakukan konsultasi terlebih dulu dengan PT PLN setempat, terkait pengadaan jaringan listrik yang diusulkan Dispora Bulukumba.

Zulkarnain Pangki Anggota Banggar DPRD mempertanyakan usulan pengadaan jaringan listrik SMK 6 Perkapalan sebesar Rp40 juta. Menurut dia, biaya pengadaan jaringan listrik Rp40 juta, itu terlalu besar.

Menanggapi perminataan tersebut, Kepala Dispora Bulukumba, Andi Akbar Amir, menyatakan setuju dilakukan pemangkasan anggaran alat tulis kantor sebesar 15 persen. Menurutnya, pihaknya akan segera melakukan penyesuaian dan koreksi ulang atas usulan anggaran yang telah diajukan

Sementara untuk anggaran kelistrikan, dia mengatakan besarnya anggaran tersebut sudah dihitung bersama pihak PLN dan juga hasil konsultasi dengan kepala Sekolah SMK 6 Perkapalan.

Hanya saja, penjelasan pejabat Dispora Bulukumba itu belum dapat memuaskan sejumlah anggota Banggar dan meminta dikonsultasikan ke PLN sebelum anggaran disetujui.
(T.KR-AAT/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026