Logo Header Antaranews Makassar

Mamminasata Sulsel Jadi Konsep Percontohan Nasional

Senin, 10 Mei 2010 17:30 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Konsep kota terpadu metropolitan Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar) menjadi kawasan tata ruang dan wilayah percontohan secara nasional.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Sulsel, Syarif Burhanuddin di Makassar, Senin, mengatakan, pengembangan konsep kota terpadu ini telah memperoleh rekomendasi pemerintah pusat melalui konsep strategi nasional (KSN) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Konsep Tata Ruang Nasional.

Luas wilayah ke empat kota tersebut mencapai 2.473 km persegi dengan jumlah penduduk sekitar 2 juta jiwa yang diproyeksikan jumlahnya akan menjadi 2,9 juta pada 2020.

Sejumlah proyek besar dengan anggaran yang mencapai trilunan rupiah hinggap di Sulsel yang dikemas dalam program pengembangan regional pembangunan kawasan mertopolitan Mamminasata.

Dari sejumlah jenis proyek program pembangunan kawasan tersebut, diantaranya proyek pembangunan lima jalan arteri dengan anggaran sekitar Rp970 miliar dengan panjang jalan 147,7 kilometer.

Untuk proyek pembangunan tempat pengolahan persampahan di Pattalassang (Gowa) menelan anggaran sekitar Rp400 miliar, instalasi pengolahan air (IPA) di Somba Opu Sungguminasa Gowa berkapasitas produksi 1000 liter hingga 2000 liter.detik menelan biaya sebesar Rp500 miliar.

Sedangkan anggaran untuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Rp400 miliar, semua dana tersebut sebagian besar berasal dari bantuan negara donor yakni Jepang dan Australia.

Kepala UPTD Mamminasata Distarkim Sulsel, Zulkarnaen Kitta mengatakan, untuk proyek kawasan kota baru yang berada di Mamminasata dengan luas lahan mencapai 3500 hektar ini, 60% akan dikelola oleh swasta, terutama untuk area pengembangan perumahan.

"Mengenai dana yang dibutuhkan, hingga saat ini masih dalam tahap pengkajian, dan sebagain besar kawasan tersebut dikelola oleh swasta," jelasnya.

Dia mengatakan, dalam pelaksanaan proyek Mamminasata, anggaran pokok yang diperuntukkan mencapai Rp9 miliar, namun setelah ABT (anggaran belanja tahunan) Perubahan jumlahnya mencapai Rp6,6 miliar, sementara di 2010 anggaran pokok yang dialokasikan mencapai Rp6,4 miliar. (T.KR-HK/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026