Logo Header Antaranews Makassar

KPU Mamuju tidak Transparan Data DPS

Senin, 17 Mei 2010 05:25 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Pekerja media menganggap KPU Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat tidak transparan dalam mempublikasikan data jumlah pemilih dalam daftar pemilih sementara (DPS) pilkada Mamuju.

"Sudah berkali-kali kami meminta data jumlah pemilih dalam DPS Mamuju untuk mengetahui jumlah bakal pemilih di pilkada Mamuju, namun tidak diberikan KPU Mamuju," kata Yusuf salah seorang wartawan di Mamuju, Minggu.

Ia menilai, KPU Mamuju tidak transparan dalam mempublikasikan data DPS yang akan memilih di pilkada Mamuju padahal DPS telah selesai disusun KPU Mamuju setelah daftar penduduk pemilih potensil pemilu (DP4) selesai dikoreksi KPU Mamuju.

"Kenapa harus dirahasiakan data DPS di Pilkada Mamuju, DPS mestinya dipublikasikan lewat media agar data pemilih diketahui publik, agar ada transparansi mengenai jumlah pemilih di Pilkada Mamuju," katanya.

Ia mensinyalir terjadi kepentingan dalam penyusunan DPS di pilkada Mamuju karena KPU Mamuju tidak mau terbuka kepada wartawan untuk mempublikasikan data DPS tersebut.

"Jangan-jangan ada kepentingan untuk merekayasa jumlah pemilih untuk menguntungkan salah satu pasangan calon di Pilkada Mamuju, sehingga KPU Mamuju tidak mau membeberkan data jumlah pemilih, terbukti karena data DPS tidak disampaikan kepada wartawan yang akan mempublikasikan kepada publik," katanya.

Menurut dia, kecurigaan wartawan sangat beralasan karena terdapat sekitar 6.000 pemilih ganda yang ditemukan KPU Mamuju pada DP4 pilkada, namun selanjutnya tidak diumumkan dalam penetapan DPS Mamuju, apakah pemilih ganda tersebut telah dicoret atau belum, karena data DPS Mamuju juga hingga saat ini belum terpublikasi kepada wartawan dan masyarakat.

Sehinga ia meminta KPU Mamuju segera membeberkan jumlah pemilih dalam DPS Mamuju agar masyarakat juga tidak curiga KPU Mamuju seolah-olah menyembunyikan daftar DPS di Pilkada Mamuju karena adanya kepentingan terselubung.

Ketua KPU Sulbar Nahar Nasada yang juga penanggung jawab KPU Mamuju yang dimintai tanggapannya mengenai jumlah pemilih pada DPS pilkada Mamuju membantah tidak mau mempublikasikan data DPS tersebut.

"Nanti saja kita publikasikan kepada wartawan karena masih ada perbaikan," katanya.

Sebelumnya wartawan kasak kusuk mencari data DPS di Pilkada Mamuju karena anggota KPU Mamuju juga saling lempar tanggung jawab mengenai data DPS pilkada Mamuju.

"Memang sulit mempublikasikan data DPS di Pilkada Mamuju karena setiap anggota KPU dimintai keterangannya mengenai data DPS mereka lempar tanggung jawab kepada anggota KPU Mamuju lainnya," ucap salah seorang wartawan lainnya.(T.KR-MFH/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026