
Pemprov Sulsel Perbaiki 176 Rumah Miskin

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan tahun 2008 memperbaiki 176 rumah keluarga miskin (raskin) yang tersebar pada tujuh dari 24 kabupaten/kota di daerah ini menjadi rumah layak huni.
Proyek perbaikan rumah dan sejumlah fasilitas umum lainnya, kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Sulsel, Drs H. Mangunsidi di Makassar, Minggu, dilaksanakan melalui Program Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (P3-TTG) dan Pengembangan Ekonomi Pedesaan (PEP) pada delapan dari 24 kabupaten/kota.
Dana yang digunakan untuk perbaikan rumah pada tujuh kabupaten, fasilitas umum dan dukungan prosessing setengah jadi abon ikan, bakso, naget ikan, otak-otak dan kerupuk yang melibatkan kaum perempuan di kabupaten Barru seluruhnya RP2,7 miliar lebih dari APBD 2008 Sulsel.
Perbaikan rumah warga miskin dilakukan di desa Tanrara Kabupaten Gowa sebanyak 16 unit, desa Benteng, Boddia, Bonto Mangape dan desa Pattinoang Kabupaten Takalar (36 unit), desa Balieng Toa, Congko dan Telluboccoe Kabupaten Bone (34), desa Alenangka dan Bua Kabupaten Sinjai (20).
Desa Komba dan Baban Kabupaten Luwu (38), desa Nepo, Ujunge, Picengputih dan Baru Tanjung Kabupaten Wajo (22) serta desa Perak Kabupaten Selayar 10 unit.
"Rehabilitasi rumah masyarakat miskin di kabupaten tersebut disertai pemberian bantuan ternak itik dan kambing guna dikembang-biakkan bagi pendapatan penghasilan mereka sehingga diharapkan ke depan kesejahteraannya semakin membaik," katanya.
Selain itu, pemerintah juga membangun pengolahan air bersih berbasis masyarakat di desa Tetekan Kabupaten Luwu, desa Pujananting Kabupaten Barru dan desa Malaka Kabupaten Pangkep.
Sedangkan kegiatan melalui PNPM Mandiri pedesaan, lanjutnya, dibangun jalan desa sepanjang 1,05 km, 92 unit jembatan, 238 unit air bersih, 186 km irigasi, 197 MCK, 10 pasar, listrik desa 22 unit serta simpan pinjam untuk kelompok perempuan sebanyak 1.097 kelompok.
PNPM Mandiri telah menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa pembangunan merupakan tanggungjawab warga melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan.
"PNPM mampu mendorong masyarakat untuk berpikir dan bertindak rasional dalam menyusun rencana usulan kegiatan, berkompetisi dan membuat laporan penggunaan dana," katanya. (T.PK-AAT/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
