Logo Header Antaranews Makassar

SPBU di Gorontalo Sepi

Kamis, 15 Januari 2009 07:26 WIB
Image Print

Gorontalo (ANTARA Sulsel) - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Gorontalo Kamis, terlihat sepi pada hari pertama pemberlakuan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar.

Beberapa petugas pengelola SPBU di Kota Gorontalo mengatakan bahwa sejak kemarin hingga siang ini, tidak terjadi antrean untuk mendapatkan premium dan solar.

Mus salah seorang petugas yang ada di SPBU jalan Andalas Kota Gorontalo mengatakan bahwa adanya kekhwatiran akan terjadi antrean untuk membeli BBM, saat terjadi penurunan harga, tidak terjadi. "Sampai saat ini tidak terjadi antrian warga untuk mendapatkan bahan bakar minyak," kata Mus.

Menurut dia, tidak terjadi antrean tersebut disebabkan karena para konsumen mengurangi jatah pembelian BBM, sambil menunggu putusan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Selain itu, stok BBM yang tersedia di sejumlah SPBU yang ada di wilayah Provinsi Gorontalo, mencukupi kebutuhan selama beberapa hari, sehingga konsumen merasa aman. "Para konsumen tidak merasa khwatir akan terkjadi kelangkaan BBM, setelah ada penurunan harga," kata Mus.

Djon salah seorang konsumen ketika ditemui disalah satu SPBU di Kota Gorontalo mengatakan bahwa biasanya antrian akan terjadi, bila ada kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM.

Menurut dia, adanya kebijakan pemerintah untuk menurunkan harga BBM sejak Desember 2008 lalu hingga 15 Januari 2009, antrian pada sejumlah SPBU di Gorontalo tidak terjadi.

Warga meminta agar pemerintah segera menertibkan pedagang BBM eceran yang sampai saat ini, belum menurunkan harga, sebab sangat merugikan konsumen. (T.M031/F004)