
Pendidikan di Lembang Pinrang Terancam Tutup

Pinrang, Sulsel (ANTARA News) - Pendidikan di wilayah pegunungan di Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi selatan, terancam tutup, menyusul banyaknya tenaga pengajar yang memilih mangkir bertugas di wilayah terpencil tersebut.
Kepala SMP Negeri 5 Lembang, Pinrang, Nasrullah S.Pd, Selasa, mengaku mangkirnya sejumlah tenaga pengajar untuk mengajar di sekolah, akibat sulitnya akses jalan menuju ke lokasi sekolah, seHingga, siswa tidak menerima pelajaran maksimal
Nasrullah mengatakan, selain sulitnya akses jalan menuju ke lokasi sekolah, para tenaga pengajar juga khawatir dengan tidak adanya jaminan keamanan, utamanya dari ulah perampok yang kerap beraksi di Kecamatan Lembang tersebut.
Dari hasil temuan Ketua DPRD Kabupaten Pinrang Muhammad Darwis Bastama SP mengungkapkan banyak guru formasi tahun 2009 yang meninggalkan sekolah tempatnya mengabdi secara ilegal karena tanpa sepengetahuan pihak sekolah maupun UPTD Dikpora setempat.
"Kami akan mempertanyakan hal ini kepada pihak Dinas Dikpora dan BKD Pinrang melalui Komisi I," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Pemuda dan Olahgara (Dikpora) Kecamatan Lembang Usman yang dikonfirmasi tidak membantah hal tersebut.
Usman mengakui sekolah-sekolah di pegunungan Kecamatan Lembang banyak ditinggal pergi para gurunya. Selama dua hari memantau tiga sekolah di wilayah pegunungan, pihaknya menemukan banyaknya guru yang mangkir dari tugas.
Pada umumnya para guru yang terangkat pada formasi 2009 hanya melapor pada pihak sekolah dan selanjutnya tidak lagi pernah lagi masuk kerja.
Tapi sepenuhnya hal tersebut bukan kesalahan para guru. Karena guru yang ditugaskan berasal dari wilayah lain sehingga kesulitan menjangkau lokasi sekolah yang bisa memakan waktu hingga berjam-jam," paparnya.
Satu-satunya solusi untuk menyelesaikan permasalah pendidikan yang sudah "meradang" tersebut, kata Usman, yakni mengangkat dan menempatkan tenaga guru yang berasal dari wilayah setempat, karena jika guru yang ditempatkan berasal dari wilayah lain, paling lama hanya mampu bertahan dua bulan saja. (T.PSO-098/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
