
350 Siswa Bantaeng Raih Beasiswa Dompet Dhuafa

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Yayasan Dompet Dhuafa Indonesia memberikan beasiswa (bea study) klaster kepada siswa tak mampu di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Bantuan berjumlah Rp300 juta untuk 350 siswa tersebut diserahkan Presdir Dompet Dhuafa, Ismail A. Said kepada Marlia Kamaruddin selaku Officer Social Trust Fund (STF) Bantaeng.
Penyerahan beasiswa tersebut dilangsungkan pada Launching Program Klaster Mandiri di Pejaten Village Jakarta Selatan, pekan lalu. Marlia Kamaruddin setibanya di Bantaeng, Sabtu, mengatakan, pemberian bantuan yang sama juga dilakukan terhadap empat kabupaten lainnya dari 20 kabupaten yang diundang melakukan presentasi di Jakarta.
Keempat kabupaten tersebut masing-masing Kabupaten Banggai di Sulawesi Tengah (Sulteng), Kabupaten Lebak (Banten), Kabupaten Kulonprogo (Yogyakarta) dan Kabupaten Probolinggo (Jawa Timur).
Menurut Marlia penyaluran dana bantuan beasiswa tersebut akan dikerjasamakan dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora).
Pada penyalurannya nanti, dana Rp300 juta itu akan disesuaikan dengan amanah Presiden Direktur Dompet Dhuafa agar sesuai kualifikasi yang sudah ada petunjuknya.
"Kami dari Lembaga Social Trust Fund Dompet Dhuafa Bantaeng akan bekerjasama Dinas Dikpora mengupayakan penyaluran dana sesuai amanah Presdir Ismail A Said," terang Marlia.
Ia juga mengemukakan, kehadirannya di forum nasional tersebut untuk presentasi tentang Pengembangan klaster rumput laut di Bantaeng. Kegiatan nasional tersebut merupakan rangkaian pelaksanaan sosialisasi yang telah dilaksanakan 22 Juli 2010 lalu di daerah ini.
"Saya sangat terharu mengikuti kegiatan nasional tersebut dan sempat meneteskan airmata pada Launching Program Klaster Mandiri yang diselenggarakan Yayasan Dompet Dhuafa Indonesia tersebut," tuturnya.
Menurut dia, STF merupakan salah satu lembaga ekonomi dalam lingkup Yayasan Dompet Dhuafa. Sebagai tindak lanjut untuk pelaksanaan teknis dan administrasi di lapangan, dilaksanakan sosialisasi untuk pengembangan klaster rumput laut dengan menghadirkan petani pembudidaya.
Dari pelaksanaaan sosialisasi tersebut terbentuk tiga Kelompok Budidaya dari Kelurahan Letta dan Kelurahan Lembang, masing-masing Kelompok Lentera Laut, Kelompok Cahaya Samudera dan Kelompok Laut Biru.
Selain ketiga kelompok itu, juga terbentuk kelompok pengolahan rumput laut dari Kecamatan Tappanjeng yaitu Kelompok Karya Mandiri, urainya seraya mengatakan, untuk sementara, masing-masing kelompok beranggotakan 15 orang dalam wilayah kecamatan.
Ke depan program pemberdayaan ini diharapkan dapat digenapkan menjadi 100 orang dengan anggota 25 orang per kelompok dalam Klaster Rumput Laut Dompet Dhuafa Bantaeng, urainya.
(T.pso-102/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
