
Gubernur Sulsel Diminta Ultimatum SKPD Malas

Makassar (ANTARA News) - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan Fraksi Ummat DPRD Sulawesi Selatan meminta kepada Gubernur Sulsel agar mengultimatum atau memberikan peringatan keras kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah yang malas mengikuti rapat kerja.
"Kami meminta kepada Gubernur untuk memberikan ultimatum kepada kepala SKPD tertentu yang malas mengikuti rapat kerja di DPRD. Salah satu mitra Komisi C ada yang sudah tiga kali diundang namun tidak hadir," kata Ketua Fraksi Ummat DPRD Sulsel, Chalik Suang dalam rapat pimpinan diperluas di Makassar, Senin.
Sementara juru bicara Fraksi PKS, Syamsari Kitta, juga meminta kepada Gubernur agar memberikan perhatian besar atas ketidakhadiran Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Sulsel, Irman Yasin Limpo dalam rapat kerja dengan Komisi C.
"Fraksi PKS meminta agar ke depan tidak terulang lagi ketidakhadiran kepala BPMD," ujarnya pada rapat yang dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang.
Atas seringnya kepala BPMD tidak hadir pada rapat-rapat kerja, Komisi C tidak diberikan kewenangan untuk melakukan pembahasan evaluasi pertanggungjawaban APBD 2009.
Sebelumnya, Komisi C juga batal menggelar rapat kerja untuk membahas pembangunan menara BPMD karena Irman yang juga adik kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo lagi-lagi tidak hadir.
"Selama rapat kerja yang digelar Komisi C DPRD Sulsel periode 2009-2010 baru dua kali Kepala BPMD hadir, selebihnya hanya perwakilan," kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Sulsel Ariyadi Arsal.
Saat itu, anggota komisi C sempat meminta kepada Gubernur Sulsel yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Amal Natsir untuk menghubungi dan menghadirkan jajaran BPMD, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil. (T.pso-099/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
