Logo Header Antaranews Makassar

Kebakaran Hanguskan 80 Rumah Warga

Minggu, 22 Agustus 2010 21:38 WIB
Image Print
MAKASSAR - KEBAKARAN. Sejumlah warga berusaha memadamkan kobaran api yang melalap rumah penduduk di Kelurahan Kunjungmae, Makassar, Minggu (22/8). Sedikitnya 80 rumah warga hangus terbakar diduga arus pendek listrik yang mengakibatkan sekitar 80 kepa

Makassar (ANTARA News) - Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Lamadukelleng Buntu dan Jalan Rajawali Lorong 29, Kelurahan Kunjung Mae, Mariso, Makassar, menghanguskan 80 unit rumah warga termasuk masjid Darul Istiqamah.

Kapolsek Mariso AKP Anwar Lamaesa di Makassar, Minggu, mengatakan, api yang berkobar sejak siang hingga sore itu telah menghanguskan 80 unit rumah warga.

"Api cukup sulit dikendalikan karena berada di permukiman padat penduduk, apalagi angin laut yang bertiup kencang membuat api cepat menyebar ke rumah lain," ujarnya.

Ia menuturkan, api baru bisa dikuasai oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana setelah 30 unit armadanya dikerahkan untuk memadamkan api.

Akibat kebakaran itu sekitar 100 kepala keluarga (KK) di empat rukun tetangga (RT) kehilangan tempat tinggal.

Data yang dihimpun di lokasi kejadian menunjukkan, kebakaran bermula dari rumah panggung semi permanen yang ditempati dua kepala keluarga, yakni Pudding Daeng Gau (60) dan Jepry Daeng Gassing. Penyebab kebakaran diduga kuat arus pendek listrik di rumah yang ditempati Pudding.

Salah seorang warga bernama Syamsiar mengatakan, kala itu dia sedang bersiap salat duhur. "Tiba-tiba saya melihat api membesar dari atap rumah Pudding," ujarnya.

Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin yang mengunjungi lokasi kebakaram yang tidak jauh dari rumah jabatannya itu menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah akibat penyambungan listrik ilegal oleh warga.

Untuk itu, ia mengimbau warga tidak melakukan penyambungan listrik ilegal karena berisiko tinggi.

Warga di kawasan permukiman padat penduduk tersebut menggunakan halaman rumah di luar lokasi kebakaran yang kebanyakan merupakan rumah mewah untuk mengungsi dan menyelamatkan barang-barang berharga mereka. (T.KR-MH/N002)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026