Logo Header Antaranews Makassar

Nelayan Majene Libur Melaut Pasokan Ikan Berkurang

Minggu, 12 September 2010 05:18 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Sebagian besar nelayan tradisional di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada hari kedua lebaran masih libur melaut, mengakibatkan pasokan ikan di daerah itu menjadi berkurang.

Jufri, (35 thn), salah seorang pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Majene, Sabtu, mengatakan, pasokan ikan basah hasil tangkap para nelayan belum ada, sehingga pasokan ikan yang dipasarkan pun jadi berkurang.

"Tak ada ikan basah hasil tangkapan dari nelayan karena rata-rata mereka masih memilih libur untuk melaut," kata dia.

Kondisi tersebut, kata dia, memicu harga ikan basah yang dijualkan menjadi mahal seperti ikan Layang yang sebelumnya harganya Rp10.000/dua ekor menjadi Rp15.000/dua ekor.

"Ikan basah yang kami jualkan ini masih sisa hasil tangkapan sebelum lebaran yang diawetkan di dalam lemari es," katanya.

Dia mengatakan kemungkinan besar pasokan ikan basah ini mencukupi setelah para nelayan kembali melaut yang diprediksi pada H+3 lebaran.

"Biasanya nelayan kembali melaut pada H+lebaran. Makanya, hingga kini pasokan ikan basah nyaris tidak ada," katanya.

Ia mengemukakan kurangnya pasokan ikan basah pada saat hari raya tiba bukan hal yang baru dan menjadi penomena rutin setiap tahunnya saat hari keagamaan tiba.

Hal senada dikatakan Muk'min, salah satu pedagang ikan mengaku, kesulitan mendapatkan pasokan ikan basah, sehingga ikan yang dijualnya hanya ikan kering.

"Terpaksa kami hanya menjual ikan kering karena pasokan ikan basah dari nelayan berkurang sejak lebaran tahun ini," katanya. (T.KR-ACO/A033)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026