
Pers Harus Tunjukkan Caleg Berkualitas

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dalam musim politik jelang Pemilu sekarang ini, pers harus membantu masyarakat dengan menunjukkan calon legislatif (caleg) yang berkualitas.
Peran ideal itu harus dilaksanakan, agar wakil rakyat terpilih yang duduk di legislatif nanti adalah caleg berkualitas yang mampu memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan hanya sekadar memiliki uang banyak yang bisa pasang iklan dan poster dimana-mana, lalu terpilih.
Hal itu dikemukakan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan, Zulkifli Gani Otto pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-42 SKU Tegas di Makassar, Minggu.
Pers (wartawan) melalui ketajaman analisa dan wawasan serta pengetahuannya yang luas dapat menunjukkan kepada rakyat siapa-siapa caleg berkualitas yang akan dipilih karena kemampuan sdm dan kepeduliannya kepada rakyat yang tinggi dan bukan sebaliknya, dipilih hanya karena banyak uang untuk memodali kampanyenya menuju kursi legislatif.
Menurut Zulkifli, redaksi media cetak saat ini juga mengalami kesulitan terhadap tekanan pemilik uang, sebab di satu sisi perusahaan ingin memperoleh keuntungan, sedangkan redaksi terus mengembangkan idealisme jurnalistik.
Redaksi tidak berdaya mengedit iklan, terutama iklan politik yang masuk, sebab pemasang iklan yang juga pemilik uang, hanya menginginkan iklannya dipasang tanpa harus disentuh edit oleh redaksi dan pihak perusahaan menerima keadaan itu.
Keadaan tersebut menjadi tantangan berat bagi pers menghadapi musim politik jelang Pemilu legislatif dan pemilu presiden.
Sedangkan bagi wartawan yang ingin menjadi caleg diharapkan tidak sekedar bertujuan hanya untuk merubah hidup.
Sebab menjadi anggota dewan maupun anggota Komisi Pemilihan Umum tidak akan merubah hidup seseorang menjadi semakin kaya. Kecuali oknum tertentu yang tega merugikan rakyat selama masa jabatannya, katanya.
Menyinggung sulitnya mendapat wartawan muda berkualitas sekarang ini, Zulkifli mengatakan, PWI Sulsel dalam waktu dekat akan membuat koran pendidikan, sekaligus tempat magang dan pelatihan bagi wartawan muda.
Melalui cara itu, ke depan, PWI akan mampu memasok kebutuhan tenaga wartawan bagi media yang membutuhkan, atau minimal merekomendir wartawan-wartawan yang siap pakai dari segi moral dan ketrampilan jurnalistik.
Pemimpin Umum SKU Tegas, Iskandar Agung SDL menyatakan kesyukuran sebab surat kabarnya mampu terus bertahan hidup, sekaligus menjadi semacam universitas sebab banyak mantan wartawan Tegas saat ini menyebar menjadi wartawan di media cetak dan elektronik lokal dan nasional.
(T.F003/E001)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
