Logo Header Antaranews Makassar

Luas Danau Limboto Kian Menyusut

Senin, 18 Oktober 2010 12:34 WIB
Image Print

Gorontalo (ANTARA News) - Luas Danau Limboto di Gorontalo, kian menyusut dari tahun ke tahun dan kini hanya tinggal 1.850 Ha dengan kedalaman menyusut jadi 1,9 meter.

Ketua Tim Peneliti, Prof. Jassin Tuloli, Senin, dalam hasil riset akhir tim gabungan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2010, menegaskan pada 2007 lalu masih 2.000 Ha dan 1932 silam luas danau mencapai 7.000 Ha.

"Sebanyak 23 anak sungai yang menjadi sumber air danau itu telah mati akibat maraknya penebangan hutan dihulu dan pinggiran sungai," ujarnya.

Danau yang menjadi simbol perdamaian pada perang saudara dua kerajaan di Gorontalo itu, kedalamannya pernah mencapai 30 meter.

Jassin mengatakan, penyusutan dan pendangkalan Danau Limboto mulai berlangsug secara signifikan dari tahun ke tahun.

Hasil penelitian ITB pada 1975 misalnya, mencatat luas danau tersebut tinggal 3.500 Ha, dengan kedalaman 6,85 meter.

Penelitian tim dari Universitas Erlangga, Surabaya pada 2007 yang lalu, mencatat penyusutan luasan danau yang kian memprihatinkan, yakni 2.000 Ha, dengan kedalaman dua meter.

Adapun sumber masalah dari kritisnya danau Limboto, antara lain maraknya penebangan hutan di hulu dan pinggiran sungai serta di pinggiran danau, tingginya sedimentasi akibat erosi di musim hujan, hingga pelaksanaan reboisasi yang tidak tepat waktu.

Sebagian besar permukaan danau Limboto yang menjadi daratan kini telah beralih menjadi pemukiman warga, sisanya menjadi keramba yang dikavling-kavling, bahkan oleh pejabat, aparat keamanan, hingga anggota legislatif.

Terkait hal tersebut, pihaknya merekomendasikan agar penanganan Danau Limboto sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan dan berdaya guna bagi masyarakat.

"Sumber permasalahan yang ada didalamnya dapat direkayasa sedemikian rupa menjadi sumber kemakmuran penduduk setempat," ujarnya.(T.KR-SHS/M027)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026