
Komisi III DPR Kritik Polda Sulselbar

Makassar (ANTARA News) - Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy, bersama 16 anggota lainnya yang melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan mengkritik kinerja dari aparat Kepolisian Daerah Sulselbar.
Legislator asal Sulsel, Syafruddin Ladding, Kamis, di Makassar mengkritisi mengenai banyaknya kasus kasus yang belum dituntaskan kepolisian diantaranya melibatkan pengusaha udang dengan warga di Jalan Tol Ir Sutami Makassar.
"Kami mencermasti ada beberapa kasus yang tidak tertangani salah satunya kasus pengusaha udang serta kasus-kasus lainnya," ujarnya.
Hal yang serupa juga diutarakan oleh anggota komisi III lainnya, Ruhut Sitompul yang mempertanyakan semakin maraknya aksi unjuk rasa anarkis di kota "Anging Mammiri" tersebut.
Menurutnya, aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa itu dikarenakan ketidakmampuan polisi dalam bertindak tegas terhadap pengunjuk rasa.
"Polisi harus tegas dengan adanya aksi-aksi unjuk rasa yang berujung pada tindakan anarkis. Aksi anarkis terjadi lantaran adanya oknum provokator. Karena itu, polisi harus bersikap tegas dan menangkap para provokator itu," katanya.
Ia juga mengaku jika tindakan tegas polisi itu akan mendapat dukungan dari Komisi III DPR jika langkah yang ditempuhnya itu benar.
Kapolda Sulselbar Irjen Pol Johny Wainal Usman, menyatakan akan menindaklanjuti masukan dari anggota Komisi III DPR itu. Kasus yang terjadi di daerah ini dan dilaporkan masyarakat semuanya menjadi prioritas polisi.
"Soal demonstran, polisi sudah bersikap tegas dengan menangkap beberapa mahasiswa yang terbukti anarkis. Kami juga siap mengambil langkah tembak di tempat, jika situasi di lapangan membahayakan petugas," tegasnya. (T.KR-MH/M027)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
