
Seorang Calhaj Asal Soppeng Batal Berangkat

Makassar (ANTARA News) - Meski sudah menjalani perawatan intensif, namun calon haji asal Kabupaten Soppeng Masse yang tergabung dalam kloter 5 dipastikan batal menunaikan Ibadah Haji pada musim haji tahun ini karena menderita patah tulang.
"Memang kondisinya sudah membaik sejak dirawat pada 13 Oktober lalu, dan rencananya bisa menyusul dan bergabung dengan kloter lain," ungkap Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, dr Irwan, di Makassar, Selasa.
Akan tetapi, lanjutnya, ternyata kondisi kesehatan Masse hingga saat ini belum memungkinkan untuk diberangkatkan ke Tanah Suci, karena masih mendapatkan rawat jalan.
Apalagi pada Rabu (10/11) merupakan pemberangkatan kloter terakhir Embarkasi Makassar, sehingga Masse tidak mungkin lagi untuk digabungkan ke dalam kloter tersebut.
Jika dipaksakan berangkat ke Tanah Suci, maka hanya akan mengganggu proses Ibadah Haji.
"Karena itulah, Masse terpaksa baru bisa menunaikan Ibadah Haji tahun depan, karena namanya sudah langsung tercantum dalam daftar Calhaj 2011," tuturnya.
Ia menambahkan, Masse harus menjalani perawatan di rumah sakit dr Wahidin Sudirohusodo setelah diketahui mengalami patah tulang kaki kiri di bagian bawah dan pangkal lutut atau fraktur tubia.
Informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, penyakit tersebut sudah diderita sejak masih berada di Soppeng akibat terjatuh di rumah.
Menurut dia, idealnya proses penyembuhan total penyakit patah tulang untuk orang dewasa membutuhkan waktu hingga tiga bulan.
"Namun, pengobatan Jamaah Haji berbeda dengan pengobatan kesehatan secara umum, dimana pengobatannya tidak terlalu membutuhkan waktu lama," tandasnya. (T.pso-103/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
