
Ketua DPRD Matra Perketat Pengawasan PT Tately

Mamuju Utara, Sulbar (ANTARA News) - Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, Yaumil RM, berjanji akan tetap memperketat pengawasan terhadap aktivitas PT Tately yang saat ini mengesploitasi tambang minyak dan gas (migas) di wilayahnya.
"Jika nantinya pihak PT Tateli yang melakukan tahap eksploitasi ini berhasil atau menemukan minyak atau gas, maka dewan akan melakukan pengawasan ketat khususnya perekrutan tenaga kerja di perusahaan ini," kata Yaumil di Pasangkayu ibukota Mamuju Utara, Jumat.
Menurutnya, PT Tately yang mengerjakan tambang Migas pada block Budong-Budong yang terletak di Desa Saptamanajaya, Kecamatan Sarudu, maka perekrutan tenaga kerja harus memberdayakan pekerja lokal.
"Apa yang terjadi saat ini adalah momentum bersejarah bagi kita. Makanya, masyarakat Indonesia khusunya di Mamuju Utara untuk berdoa kepada Tuhan, semoga pengeboran perut bumi ini menghasilkan minyak atau gas dan bukan air tawar yang dikeluarkan," ungkapnya.
Yaumil yang juga politisi senior partai Golkar ini mengemukakan, beberapa tahun silam juga sempat dilakukan pengeboran oleh investor asing. Namun, hasilnya bukan minyak yang dikeluarkan tetapi hanya air laut.
"Makanya, pengeboran perdana migas tahun ini diharapkan tidak terjadi seperti beberapa tahun silam itu tetapi benar-benar menghasilkan minyak atau gas. Jika hasilnya minyak atau gas, maka dampaknya sangat besar yakni kemakmuran rakyat Mamuju Utara dan Sulbar pada umumnya," tutur dia.
Dikatakannya, selain akan memberdayakan masyarakat lokal juga akan memberikan sumbangan pendapatan kas daerah atas bagi hasil pengelolaan tambang tersebut dan akan memberikan sumbangan penerimaan terhadap devisa negara.
"Kita berdoa saja, semoga apa yang dilakukan oleh PT Tately membuahkan hasil untuk mendorong pendapatan daerah ini yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah per tahun," tutur dia.
Karenanya, masyarakat Mamuju Utara diharapkan bisa mendukung kegiatan tahap eksplorasi migas ini untuk kemakmuran rakyat serta kemajuan pembangunan di berbagai lini.
(T.KR-ACO/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
