
Sulsel Seleksi 300 Atlet Hadapi Pra PON

Makassar (ANTARA News) - KONI Sulawesi Selatan akan menyeleksi 300 atlet dari beberapa cabang olahraga dalam dua program pembinaan yakni Program Atlet Unggulan dan Program Atlet Andalan Sulsel menghadapi Pra PON 2011.
"Atlet dari dua program pembinaan itu akan dijadikan satu menjadi program 'Atlet Sulsel Maju' sebagai tim bayangan Pra PON 2011," kata Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (Isori) Sulsel Drs Marzuki Wadeng dalam diskusi olahraga akhir tahun di Makassar, Sabtu.
Menurut Marzuki, semua atlet tersebut harus mengikuti tes fisik di Kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar (UNM) guna mengetahui kemampuan secara menyeluruh setiap atlet. Mereka yang terpilih selanjutnya masuk tim bayangan yang siap diterjunkan di arena Pra PON.
Sementara atlet yang kini mengikuti Pelatnas SEA Games, tetap berlatih di Jakarta dan dipastikan masuk tim bayangan PON 2012 di Riau, ujar Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Ad'dien.
Sulsel menempatkan 25 atlet di Pelatnas SEA Games, sembilan diantaranya dari cabang karate. Mereka langsung masuk dalam program "Atlet Sulsel Maju", sebagai pengganti program Sulsel bangkit pada PON 2008 di Kaltim.
Marzuki berharap semua atlet Sulsel yang masuk Pelatnas SEA Games di proyeksikan merebut medali emas pada PON. Karena itu, bila semua atlet tersebut mampu merebut emas, maka peringkat keenam Sulsel pada PON 2008 bisa dipertahankan.
"Pada dasarnya bukan peringkat yang menjadi target kita pada PON nanti, melainkan berupaya merebut medali emas sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan kualitas prestasi atlet," ujar Marzuki yang juga Wakil Ketua Umum KONI Sulsel.
Sekretaris Isori Nukhrawi Nawir mengatakan, Program Atlet Sulsel Maju menetapkan tiga program peningkatan prestasi yakni prioritas pertama dengan target medali emas untuk olahraga perorangan andalan, kemudian prioritas kedua dengan sasaran medali perak serta prioritas ketiga dengan target medali perunggu.
"Kandati sudah ada target perolehan medali, namun program unggulan kedua tidak tertutup kemungkinan bisa merebut emas, begitu pula dengan prioritas ketiga memungkinkan meraih perak, "kata Nukhrawi. (T.S016/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
