Logo Header Antaranews Makassar

Daya Beli Petani Menurun di Sulsel

Senin, 3 Januari 2011 20:22 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Kemampuan daya beli petani berdasarkan perhitungan Nilai Tukar Petani di Sulawesi Selatan menurun selama Desember 2010 sebesar 0,19 persen dari nilai tukar petani bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan Bambang Suprijanto mengatakan, di Makassar, Senin, Nilai Tukar Petani (NTP) Sulsel selama November tahun sebelumnya sebesar 103,13 turun menjadi 103,33 selama Desember 2010.

Perubahan indeks yang diterima (It) sebesar 135,69, relatif lebih kecil bila dibandingkan perubahan pada indeks yang dibayar (Ib) sebesar 131,58.

Menurut dia, penurunan pada indeks yang diterima petani akibat perubahan pada sub kelompok tanaman padi dan palawija yang turun 0,33 persen dan sub kelompok peternakan yang turun 1,57 persen.

Sedangkan sub sektor holtikultura, tanaman perkebunan rakyat dan perikanan yang masing-masing mengalami kenaikan tidak terlalu mempengaruhi tingkat kesejahteraan petani di Sulsel selama Desember tahun ini.

Dikatakannya, angka ini berbanding terbalik dengan indeks yang harus dibayar petani yang justru mengalami kenaikan pada konsumsi rumah tangga serta Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) yang masing-masing naik 0, 08 persen dan 0,17 persen.

Indeks konsumsi rumah tangga (IKRT) yang terdiri dari sub kelompok bahan makanan, makanan jadi, perumahan, sandang, kesehatan, pendidikan, rekreasi, serta olahraga, transportasi dan komunikasi naik sebesar 1,13 persen.

Kenaikan ini menyebabkan inflasi di daerah pedesaan di Sulsel pada Desember ini sebesar 1,13 persen yang terjadi kenaikan di beberapa kelompok seperti bahan makanan 1,81 persen, makanan jadi 0,32 persen, perumahan 0,67 persen, serta pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,26 persen bersama transportasi dan komunikasi sebesar 0,47 persen. (T.KR-HK/Y006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026