
KPU : Pilkada Dogiyai Diundur

Timika (ANTARA News) - Pilkada Bupati-Wakil Bupati Dogiyai, Papua, yang semula direncanakan berlangsung 10 Februari 2011, dipastikan diundur hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dogiyai, Marselus Douw, kepada ANTARA, Senin, mengatakan alasan pengunduran jadwal Pilkada Dogiyai karena menunggu pembahasan APBD 2011.
"KPU Dogiyai akan melakukan revisi jadwal tahapan penyelenggaraan Pilkada. Yang jelas, tahapan pemungutan suara yang rencananya dilaksanakan pada 10 Februari akan diundur," kata Douw.
Ia mengatakan, sidang pembahasan RAPBD 2011 baru akan dilakukan mulai hari ini di DPRD Dogiyai di Moanemani.
Dalam materi RAPBD 2011 itu, katanya, Sekretariat KPU Dogiyai telah mengusulkan anggaran untuk menunjang pelaksanaan Pilkada pertama di kabupaten yang baru dimekarkan tahun 2008 dari Kabupaten Nabire itu.
Menurut Douw, lancar tidaknya penyelenggaraan Pilkada Dogiyai, salah satunya sangat bergantung pada dukungan penganggaran dari Pemkab setempat sebagaimana amanat UU Pemilu yang menegatur anggaran Pilkada dibebankan pada APBD.
Douw menjelaskan, pada 2009 Pemkab Dogiyai menganggarkan dana Pilkada sebesar Rp15 miliar. Namun dari total anggaran tersebut, dana yang dipakai hanya sekitar Rp5 miliar lebih. Sisa dana sekitar Rp9 miliar lebih dikembalikan ke kas daerah dan akan dianggarkan dalam APBD tahun berikutnya.
Terkait persiapan Pilkada Dogiyai, Douw meminta Pemkab setempat mengajukan data pemilih ke KPU setempat untuk dilakukan verifikasi atau pemutakhiran kembali.
"Salah satu hal terpenting dalam penyelenggaraan Pilkada yaitu menyangkut data pemilih. Data pemilih disiapkan oleh Pemkab, KPU merupakan lembaga yang menggunakan data tersebut," jelasnya.
Sejumlah nama disebut-sebut akan meramaikan bursa Pilkada Dogiyai yaitu Natalis Degei yang saat ini menjabat Kepala Bagian Keuangan Setda Dogiyai, Anton Iyowau yang menjabat Kepala Distrik Kamu Utara, Thomas Tigi menjabat Sekretaris DPRD Dogiyai dan Ausilius Youw yang kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan Dasar Mimika.
Selain empat orang tersebut, masih ada beberapa nama lain seperti Leander Auwe yang kini menjadi staf Departemen Lingkungan PT Freeport Indonesia, Yakobus Dumupa seorang aktivis dan penulis buku, Ferry Pakage seorang aktivis Parpol, Frans Magai selaku Ketua Komisi A DPRD Dogiyai dan lainnya. (T.E015/I007)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
