
Nelayan di Makassar Nekat Melaut

Makassar (ANTARA News) - Dari sekitar 500 orang nelayan di kawasan Paotere, Makassar sebagian besar masih nekat melaut, meskipun dalam kondisi cuaca buruk.
"Kami terpaksa turun melaut, karena harus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," kata salah seorang nelayan Daeng Rumpa yang ditemui di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere, Makassar, Jumat.
Menurut dia, rata-rata nelayan masih melaut meskipun sudah mengetahui adanya peringatan dari pihak BMKG Wilayah IV Makassar agar tidak melaut, karena dalam satu minggu ke depan cuaca tidak menentu.
Hal tersebut diakui nelayan lainnya di Makassar, Junaedi.
Dia mengatakan, pada saat kondisi cuaca buruk seperti ini justeru menjadi tantangan untuk mendapatkan ikan dalam jumlah banyak, karena harga ikan di pasaran cukup tinggi.
"Kalau persediaan ikan kurang, harga akan tinggi. Jadi, kami harus melaut untuk mendapatkan ikan pada saat nelayan lainnya tidak mau turun mencari ikan," ujarnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah IV Makassar melansir dalam sepekan ke depan, cuaca ekstrem akan terjadi di Makassar dan sekitarnya.
Bahkan puncak hujan diprediksi Januari 2011 dengan curah hujan atas kondisi normal yakni diatas 600 mm, sedangkan kecepatan angin antara 5 - 18 kilometer/jam yang dapat memicu gelombang setinggi 3 - 5 meter. (T.S036/B013)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
