
Warga Selayar Kekurangan Sembako dan BBM

Makassar (ANTARA News) - Warga di Kabupaten Selayar Kepulauan kekurangan pasokan sembako dan bahan bakar minyak akibat minimnya kapal yang sandar ke Pulau Selayar, karena cuaca buruk.
"Dalam sepekan terakhir, warga kesulitan mendapatkan sembako dan BBM, karena kapal yang membawa pasokan bahan pokok dan BBM masih tertahan di pelabuhan Tanjung Bira Bulukumba akibat gelombang laut tinggi," kata warga di Kecamatan Benteng, Kabupaten Selayar, Sulsel Ahmad saat dikonfirmasi, Rabu.
Dia mengatakan, aktivitas pasar di kota Benteng Selayar sangat sepi, karena pedagang tidak mendapatkan pasokan sembako dari Kota Makassar dan sekitarnya.
Begitu pula untuk mendapatkan BBM berupa minyak tanah atau gas elpiji, lanjut dia, sangat sulit diperoleh di toko atau pasar.
"Kalaupun ada stok yang masih dijual di toko atau warung, harganya hampir dua kali lipat, misalnya minyak tanah Rp8.500 per liter kini harus ditebus Rp12.000 per liter," katanya.
Sementara itu, truk yang membawa sembako maupun bis penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Selayar di Kabupaten Bulukumba, Sulsel masih antre menunggu giliran diangkut kapal Ferry.
Menurut supir Bus Surya Litha Armin, biasanya dalam kondisi normal kapal ferry bisa dua kali sehari mengangkut barang dan penumpang, namun dalam sepekan terakhir, hanya satu kali saja.
"Itupun, harus menunggu kondisi cuaca baik dulu, karena gelombang bisa mencapai tiga meter. Akibatnya, semua harus sabar menunggu giliran untuk diseberangkan ke Selayar," katanya.
(T.S036/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
