
Cuaca Ekstrem tidak Hambat Pelayanan di Sulbar

Mamuju (ANTARA News) - Dampak cuaca ekstrem yang terjadi di awal tahun ini ternyata tidak menghambat aktivitas pelayaran di dermaga pelabuhan Ferri Simboro Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Manager PT Angkutan Sungai Darat dan Penyeberangan (ASDP) Ferri Mamuju, Haryanto di Mamuju, Minggu, mengatakan, cuaca ekstrem yang hampur terjadi di daerah ini belum menghambat pelayaran di Mamuju meskipun beberapa daerah lain seperti di kota Pare-Pare Provinsi Sulawesi Selatan maupun pelayaran di Kota kendari Sulawesi Tenggara terhambat atau lumpuh total.
"Beberapa daerah di pulau Sulawesi belum bisa melakukan penyeberangan seperti di kota Pare-Pare sehingga menyebabkan mobil truk menumpuk di dermaga. Tetapi kami di Mamuju masih memungkinkan dilakukan pelayaran menuju kota Balikpapan Kalimantan Timur,"katanya.
Ia mengatakan, gelombang tinggi yang terjadi di perairan Selat Makassar diuntungkan dengan banyak gugusan pulau sepanjang jalur yang dilalui kapal menuju kota Balikpapan.
"Tekanan gelombang tinggi tidak terlalu membahayakan pelayaran akibat terlindung gugusan pulau yang ada di Mamuju," jelasnya.
Haryanto menuturkan, tertundanya pelayaran di dermaga kota Pare-Pare sejak beberapa hari terakhir bisa mempengaruhi meningkatnya jumlah penumpang di dermaga Mamuju.
Dikatakannya, bukan tidak mungkin dalam dua hari ke depan jika pelayaran di Pare-Pare masih lumpuh akan banyak memilih menggunakan jalur penyeberangan kapal di dermaga Ferri Mamuju.
Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Majene untuk memantau kondisi perairan selat Makassar.
"Jika sangat rawan dilakukan pelayaran maka kami pun tidak akan memaksakan dilakukan pelayaran karena akan mengancam keselamatan jiwa penumpang,"pungkasnya.
(T.KR-ACO/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
