Logo Header Antaranews Makassar

DPRD Sulsel Segera Panggil Ketum PSM

Kamis, 3 Februari 2011 19:48 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - DPRD Sulawesi Selatan segera memanggil Ketum Umum PSM Ilham Arief Sirajuddin terkait tuntutan puluhan pemilik klub yang mendesak PSM berganti nama jika tetap berlaga di Liga Primer Indonesia (LPI).

Anggota Komisi E DPRD Kadir Halid di Makassar, Kamis, mengatakan, pemanggilan Ketum PSM itu juga sudah mendapat rekomendasi Ketua Komisi E DPRD Sulsel yang khusus membidani persoalan olah raga.

"Kita akan segera memanggil orang yang dianggap paling bertanggung jawab atas persoalan itu dalam minggu ini juga. Kami berharap apa yang menjadi tuntutan pemilik klub bisa terwujud," jelasnya.

Politisi asal Partai Golkar itu menjelaskan, pemanggilan kali ini terbilang penting karena berhubungan dengan kepentingan banyak orang. Pihak DPRD Sulsel sendiri juga berjanji akan menyelesaikan persoalan itu lebih cepat.

"Kita memang sempat didatangi puluhan pemilik klub PSM yang mendesak adanya perubahan nama PSM jika berlaga di LPI. Kami berharap semuanya bisa berjalan lancar dan sesuai harapan masyarakat," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 22 pemilik klub dan koordinator kelompok suporter menemui anggota DPRD Sulsel di Makassar, Kamis (27/1). Kedatangan mereka karena adanya kekhawatiran terjadi riak sosial jika PSM tidak berganti nama.

Kekhawatiran itu cukup beralasan karena pemilik klub maupun kelompok suporter sudah terpecah antara pendukung Liga Primer Indonesia (LPI) dan Liga Super Indonesia (LSI).

Selain mendesak pergantian nama PSM, para pemilik klub juga menuntut Ketua Umum PSM Makassar diperiksa terkait kewenangan memindahkan tim dari LSI ke LPI tanpa sepengetahuan para pemilik klub.

Tindakan Ilham membawa PSM Makassar ke LPI juga dinilai tidak tepat. Maklum, kenyataan itu justru mematikan karir para pesepak bola di Sulsel, mulai dari usia dini hingga pemain profesional.

Juru bicara sekaligus penasehat hukum para pemilik klub Syamsir Ali saat itu menjelaskan, Ilham dinilai tidak konsisten dengan pernyataannya saat ingin mengalihkan kepengurusan PSM Makassar ke publik.

Buktinya, setelah ada pihak yang sudah menyatakan diri siap mengelola klub tersebut ternyata ditolak.

Adapun tiga tokoh yang dimaksud antara lain pengusaha Abu Djaropi, putera Direktur Badan Liga Indonesia Andi Darussalam Tabussala, Devo Kaddafi serta mantan Manajer PSM Kadir Halid.
(T.KR-MH/R007)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026