
Majene libatkan relawan pada proses pemulihan pascagempa

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat melibatkan para relawan pada proses pemulihan dan rehabilitasi pascagempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang menguncang wilayah itu.
Kepala Balitbang Majene Mihtar Thala Ali, pada rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Majene bersama lembaga mitra dan para relawan, Selasa mengatakan, telah menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk mendata tiap lembaga kemanusiaan atau para relawan yang masuk ke lokasi terdampak gempa.
Tujuaanya kata dia, untuk mengetahui jumlah relawan yang sebenarnya, termasuk mengindentifikasi wilayah-wilayah yang telah tersentuh bantuan.
"Sesuai hasil kesepakatan dengan Tim Satgas Transisi Darurat Ke Pemulihan Pascagempa Kabupaten Majene, para relawan juga dilibatkan pada proses pemulihan dan rehabilitasi pascagempa," kata Mihtar Thala Ali.
"Data yang terkumpul saat ini belum lengkap, karena di Kecamatan Malunda belum memasukan data secara keseluruhan," tambahnya.
Masing-masing relawan dan lembaga kemanusiaan tersebut lanjutnya, dibagi dalam beberapa pokja (kelompok kerja), sesuai jenis kegiatan seperti, pokja kesehatan, urusan pencegahan kekerasan perempuan dan anak.
Kemudian, pokja urusan bantuan tunai dan bantuan nontunai, urusan shelter hunian, urusan air minum dan sanitasi, pokja urusan pemberdayaan masyarakat desa, pokja urusan bahan makanan dan pokja urusan pendidikan.
Sementara, Asisten II Sekretariat Kabupaten Majene Andi Amran menyampaikan, terima kasih kepada para relawan dan lembaga kemanusiaan lainnya yang secara tulus ikhlas memberikan bantuan kepada masyarakat Majene yang terdampak gempa.
"Pemerintah daerah sangat bersyukur dan memberikan penghargaan kepada semua pihak yang membantu, baik setelah gempa hingga di masa transisi saat ini," kata Andi Amran.
"Pertemuan ini tidak hanya untuk mendata aktivitas keberadaan para relawan di lapangan tapi juga untuk mensinergikan program pemerintah daerah bersama para relawan untuk percepatan pemulihan dan rehabilitasi/rekonstruksi pascagempa bumi," tambahnya.
Selain para relawan, rapat koordinasi itu juga dihadiri pejabat OPD yang juga merupakan Tim Satgas Transisi Darurat Ke Pemulihan Pascagempa Kabupaten Majene diantaranya, Kepala Dinas Sosial, Kepala Balitbang, Kadis Pendidikan, Kadis PUPR, Kadis PPA dan perwakilan BPBD dan Dinas Kesehatan.
Pewarta : Amirullah
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2026
